1. Stainless Steel
Furnitur yang terbuat dari jenis
besi stainless steel memiliki karakter sangat kokoh dan padat. Hal ini membuat
mebel tersebut bertahan selama bertahun-tahun. Kelebihan lainnya, material
stainless steel juga tahan terhadap segala cuaca. Maka dari itu, material ini
tidak akan mudah berkarat. Biasanya, material stainless steel menjadi bahan
baku pembuat mebel outdoor. Beberapa furniture yang bisa dibuat dari material
ini adalah, kursi santai, meja makan, dan meja kerja. Meski memiliki sejumlah
kelebihan, material ini juga memiliki beberapa kekurangan. Beberapa di
antaranya adalah, beban yang berat, kurang fleksibel, dan harganya mahal.
2. Aluminium
Kelebihan utama material ini adalah
bebannya yang relatif lebih ringan. Maka dari itu, material alumunium pun lebih
mudah ketimbang material jenis besi lainnya. Selain itu, material alumunium
juga sangat murah, sehingga tidak akan menguras kocek. Kelebihan lainnya,
material ini tidak akan bekarat, sehingga mudah dirawat. Beberapa kekurangannya
adalah bagian tengah rangka alumium yang kosong, sehingga mudah tertiup angin.
Selain itu, karena bobotnya yang ringan, furnitur yang terbuat dari material
ini tidak sekuat stainless steel Tidak seperti stainless steel, material
alumunium tidak tahan terhadap cuaca, sehingga warna cat akan lebih cepat
pudar. Gunakanlah bubuk polyester sebagai bahan finishing mebel untuk
menghindari risiko tersebut.
3. Besi Tempa
Jenis besi ini merupakan material
besi paling kuat untuk dijadikan mebel meja makan atau meja kerja. . Besi tempa memiliki karakter yang sangat
padat dan kokoh. Material ini juga dapat bertahan selama lebih dari 20 tahun.
Namun, material ini juga memiliki sejumlah kelemahan. Besi tempa merupakan
material yang mudah berkarat. Untuk merawat furnitur yang terbuat dari besi
tempa, harus rutin melakukan finishing ulang. Selain itu, beban besi tempa juga
sangat berat, sehingga kursi yang terbuat dari besi tempa tidak nyaman jika
diduduki secara langsung sehingga membutuhkan tambahan bantal.
4. Besi Hollow
Besi hollow adalah jenis besi
yang berbentuk seperti pipa panjang dan terdapat rongga berbentuk segi empat di
tengah rangka. Banyak orang menggunakan jenis besi ini karena mudah dirawat dan
tidak mudah mengalami korosi. Selain itu, besi jenis ini juga relatif lebih
mudah dibentuk dibanding material besi tempat atau stainless steel. Biasanya,
besi hollow yang digunakan untuk membuat furniture adalah besi hollow berukuran
36 x 36 mm. Variasi model lainnya juga bisa dengan mengombinasikan besi hollow
dengan material lainnya, semisal kayu. Sebagai contoh, dengan membuat rangka
kursi dari besi hollow, sementara alas duduk dan sandarannya terbuat dari kayu.
Material ini juga memiliki kekurangan, di antaranya adalah tidak bisa menahan
beban yang sangat berat. Maka dari itu, jika ingin menggunakan material ini,
harus dipastikan membuat rangka yang sangat kuat.
Tentang Penulis
SANTI WIDIASTUTI S.T, M.T
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.