4 Rekomendasi Film Animasi Indonesia yang Mendunia
AYYUB HAMDANU BUDI NURMANA.M.S, S.Sn, M.Ds
16 Desember 2021
Tak hanya animasi buatan Amerika atau Jepang, tayangan animasi buatan anak bangsa juga berhasil tampil di kancah Internasional. Kini, para animator kreatif Indonesia berhasil membuktikan karya film animasi hingga menjuarai berbagai kompetisi bergengsi. Berikut empat rekomendasi film animasi Indonesia yang mendunia.
1. Candy Monster (2020) Cerita animasi ini berkisah tentang Chloe, anak perempuan berusia enam tahun yang sangat menyukai permen. Suatu waktu, Chloe bertemu dengan seorang monster misterius yang terus meengambil permennya. Film karya Universitas Multimedia Nusantara (UMN) ini pernah terlibat dalam Festival Film di Ceko dan tayang di Chaniartoon International Comic and Animation Festival 2020.
2. Knight Kris (2017) Kisah animasi petualangan ini menyoroti Bayu, seorang anak laki-laki yang menemukan keris sakti di sebuah candi misterius. Bersama sepupunya, Rani, mereka berhadapan dengan petualangan tak terduga dan melawan raksasa jahat bernama Asura dengan keris sakti itu. Film animasi bernuansa etnis Jawa ini ikut serta dalam kompetisi Internasional Cartoon On Bay di Italia, London Independent Film Award dan Calutta Film Festival. Deddy Corbuzier, Chika Jessica, Kaesang Pangarep, Stella Cornelia juga terlibat dalam film animasi Knight Kris.
3. Kiko and Friends (2016) Film produksi MNC Animation bertema karakter hewan laut ini berhasil tayang di 56 negara di dunia. Serial animasi anak-anak ini merupakan adaptasi dari cerita bergambar dalam majalah Just for Kids bergenre aksi petualangan yang penuh komedi. Kisah ikan mas koki bernama Kiko dan teman-temannya ini berhasil memenangkan penghargaan Best Children's Programme dalam Asian Academy Creative Awards 2019.
4.Battle of Surabaya (2015) Film animasi garapan MSV Pictures ini mengisahkan peristiwa sejarah 10 November yang memberikan potret perjuangan para pahlawan Nasional. Aryanto Yuniawan dan tim kreatif lainnya berhasil menyuguhkan tayangan sejarah melalui animasi menarik tanpa mengurangi semangat perjuangan, cinta, tanah air, dan perdamaian. Tayangan animasi 2D ini berhasil meraih penghargaan pada ajang Seoul International Cartoon and Animation Festiv 2016 hingga International Filmmaker Festival of World Cinema 2018.
Tentang Penulis
AYYUB HAMDANU BUDI NURMANA.M.S, S.Sn, M.Ds
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.