Ada banyak upaya untuk tetap
menabung di masa Covid-19 yang menjadi salah satu dampak ekonomi menurun. Namun
tidak semua cara tersebut terbilang efektif dan dapat dijadikan acuan dalam
mengatur keuangan. Jika seseorang merasa kesulitan untuk menabung, maka artikel
ini adalah jawaban dari keresahan yang kebanyakan mahasiswa rasakan.
5 Cara Ampuh Menabung di Masa
Pandemi yang Jarang Mahasiswa Ketahui -- Pandemi Covid-19 telah menjadi
keresahan masyarakat hingga dua tahun lebih lamanya. Dampak buruk dari adanya
virus ini salah satunya adalah ekonomi yang tidak stabil. Sebagai mahasiswa
yang dikenal tidak memiliki pemasukan banyak, menabung di situasi yang genting
ini sangatlah penting. Namun masih banyak mahasiswa yang mengabaikan hal
positif ini, akhirnya akan berdampak pada ekonomi yang kian buruk. Padahal
menabung juga tetap dapatLalu bagaimana sebaiknya cara ampuh menabung di masa
pandemi yang jarang mahasiswa ketahui?
1. Konsisten Catat Pengeluaran Harian
Langkah pertama ini seringkali
diabaikan oleh mahasiswa, padahal dampaknya sangat baik untuk mengatur
finansial. Sekecil Rp. 1.000.- pun harus dicatat, sebagai tolok ukur
pengeluaran nantinya. Dengan cara ampuh ini akan mengetahui seberapa banyak
transaksi pengeluaran yang dilakukan. Jangan lupa untuk membuat target anggaran
sesuai dengan pemasukan perbulan. Pada dasarnya ilmu menabung tidak memiliki
patokan khusus, karena setiap pribadi memiliki pengeluaran dan pemasukan yang
berbeda. Jadi, pastikan diri sendiri yang paling menguasai hasrat pribadi.
2. Ketahui Skala Prioritas
Pernah dengar metode need and
want? Seorang mahasiswa harus memisahkan hal-hal yang dibutuhkan dan
diinginkan. Jika telah mengetahui keduanya, tentu akan lebih mudah untuk membuat
skala prioritas keuangan. Selain itu, mahasiswa akan mengesampingkan hal yang
diinginkan dan mendahului hal penting yang jauh lebih dibutuhkan. Pastikan
selalu ingat perencanaan jangka panjang agar semangat dalam menyisihkan
sebagian uang yang dimiliki.
3. Batasi Akses E-commerce
Dengan kemajuan teknologi
digital, belanja dapat dilakukan dengan hanya sekali sentuh lewat gawai yang
kamu punya. Terkadang seseorang melakukan suatu tindakan tanpa memikirkan
akibatnya atau yang biasa disebut dengan impulsif. Tanpa disadari, kegiatan
scrolling e-commerce ini dapat membuat pengeluaran habis hingga dua kali lipat.
Maka, untuk memaksimalkan kedua cara di atas, seorang mahasiswa harus membatasi
akses e-commerce yang dimiliki. Setelah itu ingatkan diri sendiri bahwa hal
tersebut memiliki tujuan positif untuk masa depan.
4. Tetapkan Tujuan Tabungan
Alihkan sisa uang jajan atau
pemasukan untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang sesuai dengan skala
prioritas. Misalnya, untuk perencanaan liburan akhir semester, membayar
keperluan administrasi tugas akhir skripsi atau bahkan tabungan untuk masa
pensiun. Jika seorang mahasiswa telah mengetahui tujuannya, maka akan
termotivasi untuk terus menyisihkan sebagian uang. Karena sejatinya, tidak akan
membiarkan diri sendiri kesulitan dalam finansial di masa depan.
5. Komitmen dan Konsisten
Komitmen dan konsisten adalah
kunci dari suksesnya menabung. Jika kamu bertekad akan sesuatu, pasti diri
sendiri akan tergerak untuk mencapainya. Meski banyaknya godaan yang menerpa,
terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang meskipun telah berkurangnya mobilitas
masyarakat, namun semua serba mudah dengan jangkauan serba online. Komitmen dan
konsisten tidaklah mudah dan hanya dapat dimiliki oleh orang-orang hebat. Maka
jadilah salah satu dari orang hebat tersebut. Tidak ada kata terlambat untuk
memulai hal yang baik. Karena sejatinya, pribadi sendirilah yang dapat mengendalikan
pengeluaran dan pemasukanmu demi masa depan yang gemilang.