Menguasai teknik-teknik dasar
videografi akan menjadi pondasi yang baik untuk kreativitas dan kebolehan sang
videografer. Awalnya mungkin akan berat untuk mengikuti beberapa tips, tapi,
nantinya trik-trik ini akan menjadi rutinitas para videografer untuk
berkonsentrasi pada kreativitas tanpa melupakan efektivitas. Bahkan, kini semua
smartphone sudah memiliki kemampuan untuk merekam video yang bagus, dan ada
banyak lho sistem perangkat lunak gratis yang tersedia untuk proses
editing. Semua peralatan tersebut akan
semakin berguna bila penggemar videografi menguasai tips-tips dasar pengambilan
gambar. Maka dari itu, berikut adalah 7 tips videografi yang perlu diperhatikan
sebelum merekam video pertama kalian:
1. Rekam video yang stabil
Mungkin efek kamera di mana
gambar akan terlihat bergetar dan sedikit blur dirasa cocok untuk film horor atau
thriller. Kendati demikian, efek tersebut tidak memiliki nilai estetika pada
jenis video atau film lainnya. Untuk menghindari keseimbangan kamera yang tak
stabil, coba gunakan tripod sebagai penadah kamera kalian. Namun, coba untuk
tidak bergantung pada alat tersebut. Kalian masih bisa kok untuk mengambil gambar
yang stabil tanpa tripod. Posisikan tubuh sehingga setiap napas yang diambil
tidak mengarah pada gerakan kamera yang tidak diinginkan. Gunakan tanah, dinding, atau objek lain untuk
menguatkan kamera dan mendapatkan perspektif visual yang menarik.
2. Buat daftar shot yang akan digunakan
Mungkin efek kamera di mana
gambar akan terlihat bergetar dan sedikit blur dirasa cocok untuk film horor
atau thriller. Kendati demikian, efek tersebut tidak memiliki nilai estetika
pada jenis video atau film lainnya. Untuk menghindari keseimbangan kamera yang
tak stabil, coba gunakan tripod sebagai penadah kamera kalian. Namun, coba
untuk tidak bergantung pada alat tersebut. Kalian masih bisa kok untuk mengambil
gambar yang stabil tanpa tripod. Posisikan tubuh sehingga setiap napas yang
diambil tidak mengarah pada gerakan kamera yang tidak diinginkan. Gunakan tanah, dinding, atau objek lain untuk
menguatkan kamera dan mendapatkan perspektif visual yang menarik.
3. Buat daftar shot yang akan digunakan
Disadur dari Passionpassport,
tips videografi yang harus diingat adalah untuk mempertimbangkan semua jenis
pemotretan yang ingin ditangkap saat shooting. Perkirakan tiap angle
berdasarkan jenis kamera dan lokasi yang telah kamu pilih. Lalu, bentuklah
sebuah daftar berisi shot yang telah dipikirkan. Coba untuk mengambil
pemotretan yang bergerak, tetapi, perlu diingat bahwa terlalu banyak gerakan
pada kamera bisa menjadi hal yang buruk.
4. Hindari penggunaan zoom yang berlebihan
Kesalahan videografer umumnya adalah menambahkan efek zoom
berlebihan yang mengalihkan perhatian dari gerakan objek pada gambar.
Ada saatnya untuk memperbesar
atau menggeser gambar, misalnya di sebuah acara olahraga di mana kebanyakan
videografer profesional menggiring fokus kamera untuk mengikuti gerak bola. Biarkan
tindakan objek yang menentukan gerak kamera, usahakan untuk tidak menggunakan
teknik zoom secara berlebihan.
5. Posisi pencahayaan
Tips videografi selanjutnya
adalah untuk meletakkan pencahayaan yang sesuai dengan keperluan shooting. Menurut
TheBalanceCareers, pencahayaan yang baik itu bukan hanya sekadar menyorotkan
objek perfilman dengan sebanyak-banyaknya cahaya. Videografer perlu mengetahui
di mana posisi lampu yang pantas untuk membuat semua perbedaan dan menciptakan
efek alami alih-alih membuat objek menjadi overexposed.nSelain pengaturan 3
lampu standar di mana satu cahaya langsung menyorot objek, ditambah lampu latar
dan lampu pengurang kontras.
6. Rekam audio yang sempurna
Perlu diingat bahwa audio yang
baik adalah aspek penting untuk video berkualitas tinggi. Tanpa audio, video
yang ditangkap mungkin akan menjadi tidak berguna. Dua kesalahan paling umum
yang dilakukan oleh para videografer berpengalaman adalah lupa merekam audio
dan gagal memantau suara yang mereka dapatkan. Maka, pastikan untuk elemen
audio yang tertangkap sesuai dengan objek dan gerakan yang tertangkap oleh
lensa.
7. Gunakan green screen untuk efek special
Tips videografi berikutnya adalah
untuk memanfaatkan green screen bila kalian ingin menciptakan efek spesial. Green
screen memungkinkanmu untuk menambahkan efek yang mendukung videomu akan
terlihat lebih ciamik. Sebagai contoh, green screen sering digunakan oleh
stasiun TV untuk menyajikan berita mengenai cuaca, di mana seorang ahli
meteorologi akan berdiri di depan layar hijau, yang memungkinkan peta cuaca
ditampilkan di belakangnya.
8. Edit hasil pengambilan gambar
Tips terakhir adalah untuk terus
meng-edit semua footage yang telah kamu ambil ambil. Kamu tidak akan pernah
tahu persis bagaimana hasil rekaman akan terlihat setelah disunting. Lalu,
lebih baik untuk memiliki terlalu banyak rekaman daripada tidak mencukupi. Cobalah untuk tetap fleksibel dan inovatif.
Gunakan hasil rekaman yang ada dan sunting menjadi cerita yang menarik.