Pencahayaan adalah salah satu
aspek penting untuk menghasilkan gambar yang bagus dalam fotografi. Sebab itu
sangat penting untuk mempelajari dan melatih teknik pencahayaan agar kemampuan
kita dalam dunia fotografi semakin terasah dengan baik.
Berdasarkan arah datangnya
cahaya, teknik pencahayaan (lighting) dalam fotografi terbagi menjadi banyak
jenis. Namun secara umum terdapat delapan jenis teknik dasar pencahayaan yang
dikenal dan seringkali digunakan saat memotret yaitu front light, oval light,
side light, rim light, back light, top light, ray of light dan existing light.
1. Teknik Front Light
Teknik front light dalam
fotografi merupakan teknik pencahayaan (lighting) yang memanfaatkan arah cahaya
yang datang dari belakang fotografer. Cahaya yang datang saling berhadapan
dengan area yang menjadi fokus utama objek foto, sehingga objek akan
mendapatkan pencahayaan yang penuh.
Kekurangan yang dimiliki dari
penggunaan teknik front light ini yaitu objek utama akan terkesan datar (flat)
atau tanpa dimensi. Kelebihan yang dimiliki dengan menggunakan teknik front
light ini yaitu kita dapat memperoleh informasi warna yang dimiliki oleh objek
yang kira potret.
2. Teknik Oval Light
Teknik oval light dalam fotografi
merupakan teknik pencahayaan (lighting) yang memanfaatkan arah cahaya yang
datang dari sudut 45º dari posisi fotografer berada atau sekitar 3/4 dari
posisi objek yang dipotret. Karakteristik dari teknik oval light ini adalah
untuk memunculkan dimensi pada objek tanpa kehilangan karakter warna yang
dimilikinya.
Teknik ini banyak digunakan dalam
studio dan dikenal dengan nama rembrant light atau lip. Biasanya digunakan
reflector untuk membantu dalam memotret dengan teknik pencahayaan ini.
3. Teknik Side Light
Teknik side light dalam fotografi
merupakan teknik pencahayaan (lighting) yang memanfaatkan arah cahaya yang
datang tepat dari samping objek, sehingga posisi jatuhnya bayangan berada pada
posisi lainnya.
Karakteristik dari teknik side
light ini yaitu untuk memunculkan tekstur dari objek yang dipotret. Teknik side
light ini juga banyak digunakan untuk foto yang diambil di dalam studio.
4. Teknik Rim Light
Teknik rim light dalam fotografi
merupakan teknik pencahayaan (lighting) yang memanfaatkan arah cahaya yang
datang dari belakang objek dengan sudut 1/4 objek, sehingga bagian depan objek
akan tampak gelap.
Karakteristik dari penggunaan teknik rim light ini adalah untuk menampilkan bentuk garis atau kontur yang jelas dan kilauan bagian tepi belakang objek yang diportret.
5. Teknik Back Light
Teknik back light dalam fotografi
merupakan teknik pencahayaan (lighting) yang memanfaatkan arah cahaya yang
datang tepat dari belakang objek yang dipotret. Fotografer berhadapan langsung
dengan arah datangnya cahaya (objek membelakangi sumber cahaya).
Teknik back light ini sering
digunakan untuk memotret foto siluet (seperti foto petani yang saya potret di
atas). Karena tujuan dari penggunakan teknik back light adalah untuk
memunculkan bentuk objek secara kesuluruhan yang utuh.
6. Teknik Top Light
Teknik top light dalam fotografi
merupakan teknik pencahayaan (lighting) yang memanfaatkan arah cahaya yang
datang dari bagian atas objek yang dipotret, sehingga memunculkan kilauan
rambut (hair light), terlebih jika sumber cahaya berada agak belakang dari
objek.
Teknik top light ini digunakan
untuk membuat foto yang bagian atas objeknya memiliki kilauan sehingga
menimbulkan kesan yang sangat menarik. Baiasanya digunakan untuk memotret foto
butterfly light.
7. Teknik Ray Of Light
Teknik ray of light merupakan
teknik yang memanfaatkan karakteristik cahaya, yang muncul karena terobosan
melalui awan, debu dan benda lainnya. Untuk dapat melihat pencahayaan ini,
kondisi lingkungan atau tempat jatuhnya sinar harus memiliki background yang
gelap.
Ray of light mudah ditemukan pada
waktu pagi hari berkabut atau berasap. Teknik ray of light ini untuk dapat
menemukannya dengan mudah yaitu ketika matahari hendak terbenam di mana kondisi
cuaca yang agak mendung.
8. Teknik Existing Light
Tidak dari samping, depan, maupun
belakang, teknik existing light merupakan teknik pencahayaan yang berasal dari
benda di sekitar objek yang memantulkan cahaya. Bisa berupa meja dengan
permukaan yang terang, atau kamu bisa memanfaatkan pantulan cahaya dari lantai.
Karena sumber cahayanya banyak dan berasal dari berbagai sudut, maka kamu
memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkreasi dengan hasil jepretan.
Tentang Penulis
SANTI WIDIASTUTI S.T, M.T
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.