Packaging, baik itu berupa
kemasan primer, kemasan sekunder, ataupun kemasan tersier yang berkualitas
tentu akan menghasilkan produk yang berkualitas dan tidak reject. Beberapa
parameter yang harus menjadi perhatian penting dalam kualitas kemasan ini
antara lain adalah :
1. Dimensi / Ukuran
Ukuran kemasan tentunya menjadi
hal yang sangat penting, hasil yang konsisten sesuai dengan standar yang telah
ditentukan menjadi hal yang wajib kita ikuti. Dimensi kemasan baik itu dari
sisi panjang, lebar, tinggi, ataupun tebal merupakan sesuatu yang harus kita
periksa dengan baik.
2. Gramature
Untuk kemasan tersier berupa
karton, gramatur ini juga merupakan hal yang wajib kita perhatikan.
3. Kekuatan Uji Puntir
Sering digunakan untuk kemasan
jenis botol baik itu dari kaca ataupun plastik, Untuk mengetahuinya kita bisa
menggunakan alat uji puntir supaya ketika produk dijual dipasaran, customer
tidak kesulitas membuka produk kita.
4. Uji Kebocoran
Biasa digunakan pada kemasan
sachet dimana finished good yang dihasilkan ditest terlebih dahulu
kebocorannya, kebocoran pada produk tentunya akan berpengaruh pada stabilitas
produk dan berkurangnya lama waktu expired date dari produk tersebut.
5. Warna Kemasan
Di dalam suatu industri
semestinya sudah terdapat standar warna / color range untuk kemasan yang akan
kita gunakan, standar warna tersebut menjadi standar yang akan digunakan antara
kita dengan supplier packaging material sehingga menghasilkan kemasan yang
selalu konsisten dari sisi warnanya, sehingga kemasan untuk produk kita pun
tidak terlalu bervariasi dalam hal warna, kebanyakan pengecekan warna kemasan
masih dilakukan secara manual dengan dilihat secara visual dan membandingkan
dengan standar minimum dan maksimum dari standar warna, namun ada juga yang
sudah menggunakan alat uji warna untuk mempermudah pengecekan tersebut.
Alat Ukur yang Sering Digunakan
di dalam Industri kemasan antara lain sebagai berikut :
1. Mistar / Stell Ruler / Metal
Ruler
2. Thickness Gauge
3. Micrometer
4. Sigmat / Jangka Sorong /
Caliper
5. Torque Wrench / Alat Uji
Puntir
6. Alat Ukur Warna
7. Alat uji kebocoran
Seperti halnya instrumen lainnya,
alat-alat diatas juga memerlukan kalibrasi untuk memastikan tingkat
keakuratannya.