Fasad atau façade sebenarnya
merupakan kata yang berasal dari bahasa Prancis yaitu façade, atau bahasa
Italia Faccita atau faccia. Nah, dalam bahasa Latin kata Faccia memiliki arti
wajah.
Dari makna kata tadi
sebenarnya kita dapat mengartikan fasad bangunan atau rumah sebagai wajah dari
bangunan itu sendiri. Bisa juga dianggap sebagai tampak luar atau depan
bangunan. Maka dari itu, fasad merupakan elemen pertama yang dapat dilihat dan
dinilai oleh orang lain dari luar bangunan. Fasad juga bagian pertama yang
dapat menunjukkan karakter, kesan, keunikan, serta keindahan bangunan.
Fasad rumah memiliki beberapa
tipe sesuai dengan gaya arsitekturnya. Tiap gaya arsitektur tentu saja memiliki
ciri khas fasad rumah yang berbeda-beda. Nah, untuk mengenali fasad rumah lebih
dalam, yuk kita cari tahu beberapa tipe fasad rumah berikut ini.
1. Fasad Rumah Klasik

Apa sih
kesan yang pertama kali Anda lihat saat bertemu dengan rumah bergaya klasik?
Ya, kesan megah biasanya akan Anda temui saat melihat fasad dari rumah bergaya
klasik. Kemegahan ini tercipta dari bentuk simetris antara sisi kanan dan kiri
rumah. Selain itu, fasad rumah klasik dapat dikatakan memiliki desain yang
rumit seperti pada pintu, jendela hingga atapnya. Fasad rumah klasik
menampilkan detail yang khas seperti panel-panel cekung pada atap, kolom
bergalur, atau jendela dengan tepi molding.
1.
Fasad
Rumah Minimalis
Berbeda dengan rumah klasik, fasad pada rumah minimalis cenderung lebih simpel dan tidak memiliki banyak detail. Desainnya yang modern dan sederhana ini cenderung membuat orang tidak jenuh dan membuat desain rumah minimalis semakin disukai pada beberapa tahun belakangan.

Fasad
rumah minimalis biasanya terdiri dari bentuk-bentuk geometri yang tegas serta
didominasi dengan warna monokrom yang mampu membuat fasad terlihat bersih dan
terang. Tak hanya itu, fasad pada rumah minimalis juga menggabungkan beberapa
unsur alam seperti batu alam dan kayu sebagai aksennya.
1. Fasad Rumah Mediterania

Gaya
mediterania merupakan gaya arsitektur yang berasal dari Amerika. Gaya ini
memang mempunyai ciri khas yang bisa membuat fasad tampak teduh, yaitu dengan
adanya ornamen serta penggunaan warnanya yang hangat. Beberapa warna hangat
yang umumnya digunakan pada fasad rumah mediterania seperti oranye, kuning,
krem, atau biru muda.
Selain
warna, adanya atap yang melindungi bagian fasad juga membuat rumah dengan gaya
mediterania terlihat lebih sejuk. Jadi, tipe fasad yang satu ini sangat cocok
digunakan pada negara beriklim tropis seperti Indonesia yang cenderung panas.
1. Fasad Rumah Country

Saat
melihat rumah country, Anda akan disuguhkan dengan fasad rumah yang teduh dan
rindang. Biasanya fasad didominasi dengan unsur kayu yang sederhana dan desain
klasik yang menjadi ciri menonjol dari fasad rumah country. Selain itu, rumah
gaya country juga dilengkapi dengan model teras rumah berbahan dasar kayu.
Teras yang menonjol ke arah taman ini memberikan suasana yang segar dan alami.
Ini ditambah juga dengan ornamen berupa tanaman-tanaman hijau. Tampilannya yang
sederhana inilah yang menjadi kelebihan dari fasad bergaya country.
1. Fasad Rumah Rustic

Gaya
rustic identik dengan warna-warna hangat seperti cokelat, abu-abu, atau
beberapa variasi dari warna hitam. Selain itu, rustic juga biasanya cenderung
menggunakan material bahan dasar seperti kayu, batu, atau logam. Batu-batu yang
teksturnya kasar dan kontras sengaja dibiarkan alami sehingga tampilan rumah
kental akan unsur natural. Keunikan dari fasad rumah rustic adalah material
yang tidak diberi finishing. Material juga tidak diampelas atau dipernis untuk
menonjolkan tampilan alaminya.
Fasad Rumah Mid-Century

Fasad
rumah mid-century cenderung asimetris dengan langit-langit datar dan banyak
sudut. Bagian fasad juga biasanya berintegrasi dengan bagian dalam rumah dengan
penggunaan pintu geser dan kaca penuh yang membuat pandangan bagian dalam rumah
tidak terhalangi.
1. Fasad Rumah Bohemian

Jika
biasanya tampilan fasad rumah dibuat rapi dan teratur, berbeda dengan fasad
bohemian yang kaya akan warna dan tanpa batas. Gaya bohemian sebenarnya tidak
memiliki aturan yang baku, seringkali juga mencampurkan beberapa gaya seperti
vintage, klasik, atau rustic. Tirai dan gorden, serta jendela warna-warni
biasanya menyambut Anda saat memasuki rumah bergaya bohemian.