Golden ratio (rasio emas), apa yang Anda pikirkan
tentang rasio emas? Tentu rasio emas disini bukanlah emas batangan yang dapat
diperjualbelikan atau digadaikan untuk Top
Up akun game. Oke, lalu untuk apa
seorang desainer mempelajari rasio emas? Apakah untuk mengukur pendapatan dari
desain yang telah dibuat dalam ukuran emas? Tentu saja bukan Sob… Rasio emas
yang akan kita bahas disini adalah bilangan irasional yang nilainya mendekati
1,618. Sesungguhnya rasio emas yang kita bahas disini merupakan angka yang
dapat kita manfaatkan untuk membuat desain menjadi lebih menarik. Rasio emas
dapat kita lihat pada karya legendaris yaitu lukisan “Monalisa” karya Leonardo
Da Vinci. Kemudian rasio emas ini juga dapat kita temukan pada logo perusahaan
ternama seperti Apple, Coca Cola, dan Twitter. Tidak hanya untuk lukisan dan
logo saja, rasio emas juga akan membuat sebuah layout poster, buku, dan lainnya terutama dalam pengaturan ukuran
font yang digunakan sehingga menjadi lebih menarik dan mudah untuk dibaca.
Proporsi
dan komposisi adalah faktor yang penting dalam membuat suatu desain. Bentuk rasio
emas yang paling banyak digunakan adalah Golden
Rectangles, Golden Circle, Golden Spiral dan Golden Triangles. Penggunaan beberapa bentuk rasio emas tersebut
sudah lama dalam kombinasi untuk membuat komposisi desain yang memikat. Untuk
mereka yang sudah lama melakoni bidang ini pasti sudah tidak asing, tetapi jika
Anda adalah seorang pemula maka sangat disarankan untuk mengenal dan
mempelajari bentuk-bentuk dalam rasio emas ini. Dengan mengenal dan mempelajari
lebih dalam soal rasio emas akan sangat membantu seorang desainer selangkah
lebih dekat untuk menciptakan pengalaman desain yang luar biasa.

Berikut adalah beberapa contoh penerapan rasio
emas:
1.
Peletakan
elemen pada sebuah layout
Penerapan rasio emas pada saat meletakkan elemen pada suatu desain. Tentu, untuk membuat tampilan desain yang menarik, Anda tidak boleh asal dalam meletakkan tiap elemen-elemennya. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan rasio emas. Anda dapat membagi lembar kerja ke dalam beberapa bagian yang sesuai dengan nilai rasio emas. Mudahnya, Anda cukup meletakkan Golden Spiral pada lembar kerja, dan letakkanlah elemen sesuai dengan rasio emas tersebut.

2.
Pengaturan
ukuran Font
Salah satu penerapan rasio emas yang dapat Anda lakukan adalah pada hierarki penulisan dengan mengatur ukuran font sesuai rasio emas. Seperti diketahui, salah satu prinsip dalam membuat suatu desain, khususnya UX adalah adanya hierarki penulisan. Hal ini untuk membedakan antara tulisan untuk judul, isi, atau tulisan mana yang menjadi pesan utama. Dengan menggunakan rasio emas, maka Anda dapat lebih mudah menentukan hierarkinya. Perlu diingat bahwa angka dari rasio emas adalah 1,618. Contoh sederhananya jika ukuran font untuk body text berukuran 12pt, maka ukuran untuk header adalah ukuran font body text dikalikan nilai rasio emas, 1,618 x 12 = 19, 416, atau dibulatkan menjadi 20pt. Ataupun sebaliknya, tentukan ukuran font untuk header kemudian kita bagi ukuran header font tersebut dengan nilai rasio emas.

3.
Pembuatan
Logo
Cukup berbeda dengan yang sebelumnya, penggunaan rasio emas dalam pembuatan logo perlu menentukan bentuk dasar dari logo yang Anda buat. Apakah lingkaran, persegi, atau segitiga. Setelah menentukan, kemudian Anda dapat menyalin bentuk tersebut sebanyak-banyaknya, namun dengan ukuran berdasarkan rasio emas tersebut. Selanjutnya, Anda dapat meletakkan berbagai bentuk dasar tersebut, sesuai dengan bentuk logo yang diinginkan. Langkah terakhir adalah membuat kembali logo berdasarkan bentuk dasar yang telah sesuai dengan rasio emas.

Itulah
tadi sedikit penjelasan mengenai rasio emas (Golden Ratio) yang pastinya akan membantu dalam proses desain.
Sudah pernah mencoba? Atau selama ini membuat desain asal jadi? Biasakan menggunakan
rasio emas ini untuk semua jenis desain yang Anda buat agar desain menjadi
lebih menarik dan lebih indah.
Sumber
: glints.com
Info PMB : https://pmb.stekom.ac.id
Kerjasama/Penerimaan
Mahasiswa Baru,
WA 24 Jam
: 081-777-5758 (081 jujuju maju mapan)
IG : @universitasstekom
TikToK : @universitasstekom
FP : https://www.facebook.com/stekom.ac.id/
TWITTER : https://twitter.com/unistekom
YOUTUBE : https://www.youtube.com/c/UniversitasSTEKOM