Dekorasi.Desain.Homeliving.Arsitektur.
Mengenal Fungsi dan Jenis Wall Panel
Malas mengecat ulang dinding
rumah tiap tahun sampai dinding terlihat lusuh dan tidak menarik? Pemakaian
wall panel bisa saja dipertimbangkan karena dijamin dinding hunian akan menjadi
lebih menarik dan terlihat artistik. Memasang wall panel juga dapat menjadi
cara menutupi kerusakan yang ada di dinding karena cat yang memudar, lapisan
semen yang rontok, ataupun adanya lubang dinding.
Jadi, apa sebenarnya wall panel itu? Sederhananya, wall panel merupakan lembaran papan yang memiliki motif dan struktur tertentu. Biasanya, wall panel berbentuk 3D sehingga membuat dinding menjadi lebih bervolume. Ketebalan dari tiap lembar wall panel beragam, mulai dari 8 mm sampai 15 mm dan bahkan untuk pemesanan secara custom, ketebalan wall panel dapat mencapai 18 mm. Pemasangan wall panel pun cocok untuk semua gaya hunian, baik itu desain yang sederhana, minimalis, modern, ataupun desain Japandi (Japanese Scandinavian).
Saat ini, tidak sulit lagi mencari wall panel yang sesuai harapan. Pilihan dari berbagai corak dan motif bisa ditemukan dipasaran karena rata-rata motif wall panel dibuat secara komputerisasi. Pilihannya hanya tinggal dari segi bahan. Berikut adalah ulasan beberapa jenis wall panel dari segi material dasarnya yang bisa dipilih dan sesuaikan dengan kebutuhan.
1. Tile Board

Kebanyakan orang memang lebih
mengenalnya dengan istilah tile board, tapi sebenarnya wall panel ini merupakan
papan MDF alias Medium Density Fiberboard yang dilapisi melamin. Dengan demikian,
jika pilihan pada wall panel ini, maka dinding rumah akan terlihat seperti
memakai ubin keramik
Jenis wall panel yang satu ini cocok diterapkan untuk interior dapur, toilet, maupun kafe. Wall panel jenis ini terbilang multifungsi karena bisa menjadi penutup dinding sekaligus penahan air. Memakai tile board akan membuat interior ruangan terlihat lebih mewah dan elegan, walaupun memang harga untuk jenis wall panel ini lebih mahal dibandingkan jenis dari bahan lainnya.
1. 2. GRC

Ini merupakan jenis wall panel yang terbuat dari campuran beton dan serat kaca. Keuntungan memakai material GRC (Glass Reinforced Concrete) di dinding adalah keawetannya yang tidak terkalahkan. GRC juga lebih aman karena materialnya tidak mudah terbakar atau meledak jika terkena panas. Yang tidak kalah penting, wall panel dari GRC bisa meredam panas dan suara sehingga cocok untuk membuat privasi hunian lebih terjaga.
1. 3. Fiber Plant

Memasang wall panel dari bahan fiber plant.di rumah merupakan solusi ekonomis karena Wall panel berjenis fiber plant juga ramah lingkungan karena mudah didaur ulang. Akan sangat menarik jika wall panel ini dipasangkan di interior rumah bergaya Japandi.
1. 4. Gypsum

Ini merupakan
jenis wall panel yang terbuat dari campuran kertas yang dilumatkan menjadi
bubur, kemudian dipadatkan kembali menggunakan campuran bahan lain. Keunggulan
dari jenis wall panel gypsum adalah bobotnya yang ringan sehingga mudah
dipasang. Bahan ini pun mudah dibersihkan hanya dengan membilasnya menggunakan
kain lap setengah basah atau menyedotnya.
Selain itu, wall panel gypsum juga mampu meredam suara dengan baik sehingga cocok untuk ruang studio maupun home theater. Hanya saja, material gypsum tidak tahan air dan mudah rapuh sehingga disarankan untuk tidak mengaplikasikannya di kamar mandi ataupun dapur.
1. 5. Beton Konkret

Jenis wall panel yang
terakhir terbuat dari beton konkret. Jelas ini merupakan bahan yang kuat, tahan
perubahan cuaca, dan juga tidak mudah rusak. Karena berbagai keunggulan
tersebut, jenis wall panel ini bisa dipakai di area outdoor, seperti teras
rumah. Meskipun kuat dan tahan lama, nyatanya biaya yang perlu kamu keluarkan
untuk membeli jenis wall panel ini lebih murah dibandingkan wall panel sejenis
dari bahan lain.