Apa sih Long Exposure Photography (LEP) ?
Long exposure adalah “teknik fotografi yang mengkombinasikan antara
Objek Diam dengan Objek yang Bergerak
ditambah dengan menggunakan Shutter-Speed yang lambat untuk mendapatkan efek pergerakan
(atau jejak) dari benda yang bergerak”.
Umumnya LEP menggunakan shutter-speed lambat ( biasanya 30?/second
atau lebih ) agar bertujuan untuk mengambil dan mengumpulkan cahaya pada kamera
untuk waktu yang lama. Hal ini dimaksudkan agar cahaya yang masuk dan terekam
oleh sensor kamera lebih banyak sampai shutter tertutup.
Sederhananya
“ Long exposure photography adalah suatu teknik pemotretan dengan cara
membuka jendela rana kamera selama kurang lebih 30 detik. Tujuannya untuk
membuat obyek foto yang bergerak, seperti aliran sungai atau laut menjadi tampak halus. Dan obyek foto yang mengeluarkan
cahaya, seperti bintang dan lampu
kendaraan yang berjalan akan tampak efek geraknya ”.
Selain itu diperlukan alat tambahan berupa tripod dan remote control
kamera. Tripod diperlukan untuk menopang
kamera dalam posisi yang stabil. Karena selama pemotretan berlangsung, kamera
tidak boleh bergerak sedikitpun, agar obyek yang tidak bergerak tetap fokus
ketika pemotretan berlangsung. Sedangkan remote control kamera dipakai untuk
mengunci shutter dalam posisi menekan dan rana kamera tetap pada posisi
terbuka. Remote control dipakai dengan mengaktifan fitur
Bulb.
Berikut cara untuk bermain dengan
Long exposure.
Jejak Cahaya Lalu Lintas

Menangkap cahaya bergerak adalah awal yang tepat ketika mulai bermain
dengan long exposures. Sama halnya dengan seluruh teknik foto yang akan kita
bicarakan, anda akan memerlukan tempat yang diam untuk menempatkan kamera anda,
mungkin pada tembok atau lebih baik, menggunakan tripod yang kokoh. Ketika
bekerja dengan jejak cahaya lalu lintas, semuanya tentang tempat yang pas. Pada
gambar di bawah, saya menemukan sebuah jembatan yang dapat memantau jalanan
yang cukup tenang di malam hari. Cahaya yang tersedia hanya berasal dari lalu
lintas, dimana hal tersebut dapat membantu saya memaksimalkan efek jejak
cahaya.
Air Selembut Sutra

Teknik ini sudah menjadi favorit untuk waktu yang lama bagi banyak
fotografer landscape dan dapat digunakan dalam konteks apapun yang melibatkan
air bergerak. Pada foto di bawah, saya menggunakan sebuah neutral density
filter untuk menghalangi jumlah cahaya yang masuk ke dalam lensa, dan kemudian
dapat menciptakan long exposure untuk menangkap air yang mengalir ke bawah.
Efek ini menyorot gerakan air, dan perasaan dreamy akan pemandangan di
sekitarnya. Jika anda tidak mempunyai neutral density filter, tidak masalah –
coba untuk melakukannya dalam situasi yang sedikit cahaya. Mulai dengan aliran
kecil sebagai latihan kemudian anda dapat melanjutkan dengan air terjun besar
dan pemandangan laut dramatis.
Membuat Awan Bergerak

Menyajikan gerakan dalam sebuah foto landscape dapat menambahkan drama
di dalamnya. Fotografer telah menggunakan teknik yang sangat sama seperti
gambar di atas, menggunakan filter dan long exposure, tapi kali ini arahkan
kamera ke atas untuk menangkap awan bergerak melintasi langit. Efek ini benar –
benar akan menarik anda ke dalam gambar dan menambahkan sensasi gerak ke dalam
gambar still image.
Kreatif Dengan Light Painting

Ada dua cara untuk menggunakan light painting. Pada contoh pertama di
bawah, sang fotografer menggunakan sumber cahaya tunggal dan long exposure
untuk “menggambar” dengan cahaya, yang bisa membuat betah berjam – jam! Yang
anda butuhkan hanya sebuah senter dan kreatifitas.
Memotret Foto Jejak Bintang

Jika anda memiliki banyak waktu dan tidak keberatan berdiri dalam
kegelapan, maka mengapa tidak pergi di malam hari dan memotret jejak bintang.
Anda akan membutuhkan malam yang bersih dari cahaya kota, beberapa pakaian
hangat, dan penuh kesabaran. Gambar menakjubkan di bawah menggunakan exposure
30 detik, jadi pastikan anda melakukan riset sebelum memulai sehingga anda tahu
akan menghadap ke arah mana dan berapa membuka shutter anda.
Tentang Penulis
IRDHA YUNIANTO,S.Ds, M.Kom
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.