6 tips jitu yang akan membuat
kemasan produk makanan Anda menjadi menarik, antara lain :
1. Kreatif dan Eegonomis
Desain kemasan makanan harus
inovatif dan kreatif, serta mempermudah konsumen saat membawa dan
mengkonsumsinya karena saat ini para konsumen lebih mengutamakan nilai
kepraktisannya.
2. Warna dan Ciri Khas
Penggunaan warna yang cerah dan
menarik pada kemasan produk akan membuat kemasan terlihat lebih menonjol dari
sisi pewarnaan. Efek mengkilat yang dihasilkan dari warna kemasan itulah yang
akan lebih memberi kesan mewah dan bermutu pada kemasan produk. Untuk lebih
menarik konsumen, sebaiknya pilih kemasan yang berbeda dan unik. Jika perlu,
jadikan kemasan produk menjadi salah satu ciri khas dari produk yang dijual.
Bentuk kemasan yang unik dan berbeda bisa membuat pelanggan jadi selalu ingat,
bahkan menjadikan produk tersebut ikon dari produk sejenisnya.
3. Informatif
Informasi yang singkat dan jelas
tentang produk yang ada didalam kemasan produk. Informasi yang dicantumkan
mengenai petunjuk penggunaan dan manfaat produk. Selain itu, penting juga bagi
pelaku bisnis makanan ringan untuk mencantumkan data legalitas dari lembaga pemerintahan
yang berwenang. Misal untuk bisnis makanan ringan maka badan yang terkait
diantaranya adalah Dinas Kesehatan atau Badan Pengawas Obat dan Makanan.
4. Ukuran
Sesuaikan ukuran kemasan dengan
ukuran produk yang dijual. Hindari kemasan yang terlalu besar atau terlalu
kecil agar produk tak rusak, dan sesuaikan juga dengan kebutuhan konsumen.
5. Special pack
Tak lengkap rasanya menjual
produk dengan kemasan yang menarik tanpa memberikan promosi apapun. Cobalah
untuk jeli melihat keadaan dan momen acara besar yang sedang terjadi. Misalnya
saat momen hari raya, tak ada salahnya untuk memberikan special pack dengan
warna, desain, sampai penawaran promo yang menarik
6. Penyesuaian Target
Nilai dari jenis kemasan produk
yang tampilannya dibuat mewah, terkadang memiliki harga pembuatan yang tinggi
pula sehingga dapat memberatkan harga beli konsumen. Untuk itu, sebelum membuat
kemasan produk perlu mempertimbangkan target konsumen yang akan dibidik. Jika
target konsumen adalah kelas menengah ke bawah, maka akan sulit untuk bersaing.
Lain halnya ketika konsumen yang akan dibidik adalah kelas menengah ke atas,
maka kemasan produk yang mewah dengan harga produk yang tinggi tidak akan
menjadi penghalang untuk bersaing di pasaran.