
Penerapan ciri rumah klasik Jawa
sederhana ke dalam konsep modern harus dilakukan dengan cermat agar tidak
mengurangi pesona artistiknya. Kombinasi gaya klasik dan modern dapat
menciptakan rumah dengan kesan yang unik dan penuh filosofi. Simak beberapa
cirinya sebagai berikut.
Pagar Mangkok
Rumah khas Joglo memiliki agar
mangkok yang terbuat dari kayu. Ini merupakan ciri khas dari bangunan klasik Jawa.
Pagar umumnya dibangun dengan ketinggian mencapai 1 meter.
Filosofi dari penggunaan pagar
kayu ini adalah membaur dengan masyarakat. Untuk desain yang lebih modern,
pagar bisa dibangun dengan material lain seperti besi atau batu alam.
Teras Menggunakan Empat Tiang
Rumah Joglo identik dengan
bentuknya yang persegi panjang sehingga membutuhkan empat tiang di setiap
sisinya. Bagian depannya dibuat teras sebagai bentuk representasi dari rasa
kekeluargaan. Fungsi utama area ini adalah untuk menyambut dan menerima tamu.
Menggunakan Susunan Kayu yang Proporsional
Rumah tradisional Jawa dibangun
dengan material kayu yang mendominasi. Susunan kayu dibuat sangat proporsional
sehingga terlihat simetris. Ini merupakan ciri utama dari sebuah rumah Joglo.
Aspek tradisional rumah Jawa ini
bisa digunakan pada desain modern sebagai pendopo. Bagian ini bisa buat terbuka
tanpa dinding sehingga sesuai dengan filosofi keramahan orang Jawa.
Atap Tajug
Ketika menerapkan gaya klasik
Jawa pada rumah modern, penggunaan atap tajug tidak boleh diganti. Hal tersebut
dikarenakan ini merupakan simbol khas rumah Jawa.
Pintu Utama Pada Bagian Tengah
Dalam desain rumah tradisional
Jawa, pintu utama diletakkan pada bagian tengah dan sejajar dengan pintu bagian
belakang.
Sehingga setiap tamu yang
berkunjung bisa langsung melihat bagian belakangnya. Ciri ini tidak bisa
dihilangkan dan sebaiknya dibawa ketika ingin diterapkan pada konsep desain
modern.
Memiliki Jendela yang Besar dan Banyak
Jendela besar dan banyak
merupakan ciri khas rumah Jawa yang diadaptasi dari desain rumah kolonial yang
kemudian dikembangkan. Fungsi utamanya adalah untuk memberikan udara yang segar
bagi hunian.


Dengan menerapkan ciri-ciri rumah klasik jawa sederhana, Anda bisa menciptakan nuansa yang berbeda dalam sebuah hunian. Konsep seperti ini cocok diterapkan pada rumah klasik hingga modern. Penggunaan material kayu dapat meningkatkan estetika dari desain interiornya