FASHION PHOTOGRAPHY

FASHION PHOTOGRAPHY

Fotografi Fashion atau biasa juga dikenal dengan sebuat Fotografi Mode adalah isitilah yang digunakan untuk menjelaskan mengenai seni fotografi yang memiliki objek utama brand dari sebuah fashion. Meskipun tujuan utamanya memperkenalkan produk, namun fashion fotografi selalu melibatkan manusia sebagai objek yang mengenakan suatu jenis produk fashion yang akan dijual. Tidak salah jika Fotografi Fashion juga dikenal senagai salah satu jenis dari Fotografi komersil yakni fotografi yang memiliki tujuan untuk mendaatkan keuntungan. Banyaknya uang yang dihasilkan dalam fotografi Fashion.


Jenis-Jenis Fotografi Fashion

Apakah hanya ada satu jenis umum Fashion Photography? Tentu saja tidak, berkembangan dunia maketing dan advertising juga mendukung besarnya pertumbuhan Fotografi Fashion sehingga melahirkan banyak sekali jenis fashion fotografi, seperti beberapa jenis di bawah ini.


Editorial Fashion Photography



Jenis foto yang satu ini biasanya banyak kita temui di majalah, poster, buku dan lainnya. Mudahnya, jenis foto ini biasanya mempunyai narasi yang digambarkan melalui beragam hal. Misalnya foto model yang berada di padang pasir ataupun berjalan di tengah kota sendiri. Ada narasi khusus yang digambarkan melalui sebuah foto. Untuk mencoba jenis foto fashion ini, Anda perlu menyiapkan narasinya terlebih dahulu kemudian menyiapkan properti seperti kostum dan lainnya. Model juga harus memahami narasi yang dibuat supaya cerita bisa tergambar melalui ekspresi atau pose tertentu.


High Fashion Photography



Foto ini umumnya digunakan oleh para pemilik brand fashion kenamaan seperti Gucii, Prada, Hermes dan lainnya. Jelas kualitas fotografi yang digunakan terbilang mempunyai kualitas kelas atas dan disajikan secara eksklusif. Itulah mengapa foto jenis ini biasanya hanya bisa ditemukan pada majalah kenamaan saja. Meskipun dipersiapkan secara eksklusif, high fashion photography ini terbilang sederhana alias anti ribet soal properti ataupun narasi. Fokus utamanya diletakkan pada pemilihan model atau selebritas papan atas sebagai daya tariknya. Fotografer yang mengambil foto juga biasanya bukan sembarangan. Dengan konsep sederhana, fotografer profesional tentunya bisa menangkap gambar dramatis yang tersaji secara eksklusif.


Catalog Photography



Untuk pemilik usaha tentunya membutuhkan katalog yang bisa menggambarkan betapa menariknya produk yang ditawarkan. Meskipun foto komersial yang satu ini terbilang simple, namun dari segi budget bisa dibilang lebih ramah untuk para pengusaha pemula. Meskipun begitu, pastikan Anda memilih fotografer handal dalam membuat foto pakaian untuk Anda supaya produk atau aksesoris yang diambil benar – benar terlihat menarik. Ciri khas catalog photography bisa dengan mudah Anda kenali dari penggunaan latar atau background fotonya. Umumnya untuk membuat produk terlihat lebih pop up. Dengan demikian, tentunya konsep foto dan penggunaan properti yang dibutuhkan terbilang sederhana ya? Jika tetap ingin menggunakan properti tambahan, Anda mungkin masih bisa menambahkan benda kecil seperti karangan bunga sebagai pemanis. Pastikan warnanya netral dan tidak terlalu mencolok mata. Ingat, fokus utama foto ini yakni membuat konsumen bisa melihat gambar produk secara jelas dan detail. Tujuan kita adalah membuat foto pakaian yang bagus, oleh karena itu perlu dipastikan semua property tambahan yang digunakan tidak lebih terang atau mencolok daripada produk yang akan difoto.


Street Fashion Photography



Berbeda dari konsep pengambilan foto biasanya yang dilakukan di dalam studio. Street fashion photography ini biasanya dilakukan di area terbuka seperti jalanan, lapangan basket dan lainnya. Bukan sekadar foto produk biasa, model biasanya akan didandani sedemikian rupa dengan gaya fashion yang sedang trend. Bukan rahasia lagi jika foto yang satu ini biasanya mendapatkan apresiasi yang cukup baik di masyarakat. Bahkan inspirasi gaya busana yang digunakan biasanya akan menjadi trend tersendiri di seluruh penjuru dunia. Tidak heran rasanya jika foto jenis ini banyak muncul di katalog dan editorial kenamaan ya?


Beauty Editorial Photography



Tidak jauh berbeda dengan fashion editorial, konsep dasar beauty editorial juga adalah sama-sama untuk menyampaikan cerita atau informasi melalui sajian visual. Bedanya, jika yang ingin ditonjolkan dalam fashion editorial adalah busana, maka beauty editorial lebih menjadikan riasan dan detail aksesori sebagai fokus utama objeknya. Itu sebabnya, untuk menghasilkan karya beauty editorial, fotografer akan berfokus mengambil close-up shot dan bereksperimen dengan angle wajah atau tubuh bagian atas model. Namun tentu saja, sama seperti fashion editorial, karya beauty editorial juga dihadirkan dalam bentuk serangkaian foto agar tetap bisa menyampaikan cerita atau informasi pada orang-orang yang melihatnya.


Lookbook Photography



Perpaduan antara catalogue photography dan editorial photography adalah cara yang paling sederhana untuk mendeskripsikan apa yang dimaksud dengan lookbook photography. Secara visual, lookbook photography memang menampilkan model yang berpose dengan beragam ekspresi dan setting layaknya sebuah foto editorial, baik itu di luar ruangan maupun di studio . Namun, tidak akan bisa menemukan kandungan cerita di baliknya . Hal ini karena lookbook photography memang dibuat dengan tujuan yang lebih mirip sebuah karya katalog, yakni untuk menunjukkan dan ‘menjual’ produk fashion item pada konsumen. Bedanya, lookbook photography dikemas dengan rangkaian aktivitas dan setting suasana, agar konsumen bisa membayangkan seperti apa fashion item itu bisa digunakan dalam berbagai aktivitas. Kalau foto katalog biasanya dibuat dengan konsep styling yang minimalis dan simpel, padu padan untuk foto lookbook juga dibuat lebih ekstra dan variatif agar item yang ditampilkan semakin terlihat menarik. Simpelnya nih, lookbook photography menyajikan ide pada konsumen tentang bagaimana pakaian tersebut bisa digunakan atau di- styling dalam kehidupan sehari-hari.

TAG

Tidak ada tag yang tersedia