Fine art photography menawarkan
kebebasan dalam mengekspresikan diri dengan cara yang lebih segar dan
kreatif. Kalau kamu belum pernah
mencobanya, nggak ada salahnya lho, terjun ke dunia fotografi yang satu ini.
Beda dengan jenis fotografi yang lainnya, seni fotografi ini merupakan cara
yang bagus untuk mengekspresikan dirimu dan menjadi lebih kreatif.
Dalam seni fotografi ini, kamu
bisa membuat beberapa gambar menawan dan membangun pikiran yang akan
menunjukkan bahwa kamu adalah seorang seniman sejati. Akan tetapi, kalau kamu
sama sekali belum pernah mencobanya atau kurang yakin bisa menghasilkan jepretan
yang oke, jangan lewatkan panduan sederhana gimana trik mengambil gambar dari
yang biasa-biasa saja hingga ke hasil yang menakjubkan!
Kenalan dengan Fine Art Photography

Mungkin sedikit sulit untuk
mendefinisikan arti fine art photography secara gamblang. Sebab sebenarnya ada
garis yang sangat tipis antara fotografi komersial dan seni fotografi. Ada juga
definisi yang saling bertentangan tentang bagaimana caranya melakukan fotografi
fine art yang membuatnya jadi semakin sulit untuk dijelaskan.
Fine Art Photography Dimulai dari Visi

Well, ketika berbicara soal
definisi, fine art photography melibatkan visi yang ingin diwujudkan. Jenis
fotografi ini melibatkan penciptaan terhadap sesuatu yang sebelumnya cuma ada
di dalam pikiran. Fotografi fine art lebih dari sekedar menangkap apa yang kita
lihat dengan cara artistik. Ini adalah cara untuk mengekspresikan emosi dan
cara kita melihat dunia. Nah, itulah tugas yang kamu emban kalau ingin
mendalami fotografi fine art. Kesimpulannya,
saat kamu mempersiapkan fotografi fine art, kamu harus punya semacam visi di
dalam pikiranmu. Entah apakah itu adalah rencana yang sangat detail, atau
sekedar ide-ide yang nggak jelas. Menentukan visi adalah titik awal yang
penting untuk mewujudkannya.
Fine Art Photography is About Beauty and Meaning

Sangat berlawanan dengan bentuk
fotografi lainnya, fine art didefinisikan sebagai bentuk fotografi yang
dimaksudkan untuk dinilai semata-mata dari keindahan dan kebermaknaannya. Dua
hal yang sifatnya sangatlah subjektif. Artinya, fine art nggak terbatas oleh
pertimbangan praktis dan bisa mendobrak aturan-aturan fotografi yang biasanya.
Sebagai contoh, fine art mungkin benar-benar nggak fokus. Meski ini bisa
terlihat sebagai kesalahan teknis di sebagian besar lingkaran fotografi, tapi
fine art jauh berbeda. Fine art bisa melibatkan subjek surealis atau abstrak,
pengeditan kreatif dan juga melanggar aturan-aturan komposisi. Tujuan utamanya
bukanlah untuk mendemonstrasikan skill teknismu, tapi sebaliknya, untuk
mengekspresikan ide, emosi atau pesan.
Fine Art Photography Dibuat dengan Penuh Kehati-Hatian

Satu hal yang pasti, fine art
photography bukanlah foto candid! Setiap foto fine art melibatkan banyak
perencanaan dan penyesuaian. Mulai dari komposisi, detail, dan makna.
Gambar-gambarnya dibuat secermat lukisan. Jadi, seperti yang kamu lihat, fine
art agak sedikit rumit. Tapi siapa saja nggak dilarang untuk mencoba fine art
photography, kok. Berikut ini adalah beberapa kiat yang dijamin bisa membantumu
memulai langkah kecilmu.
Cari Inspirasi
Begitu kamu tahu ada hal besar
tersembunyi di balik fine art photography, nggak salah kalau kamu ingin segera
memulai. Pertama-tama, apa visimu? Pesan atau emosi apa yang mau kamu
sampaikan? Gimana kamu akan melakukannya? Itu semua bisa menjadi pertanyaan
yang sulit dijawab. Sebelum memulai, kamu bisa mencoba beberapa saran sederhana
yang mungkin membantumu dalam menemukan inspirasi. Bersihkan kepalamu,
melangkahlah keluar dari cangkang, lakukan sesuatu dengan teman, pergi liburan,
nonton film. Lakukan apapun yang kamu sukai. Kamu juga bisa mengintip
karya-karya fine art fotografer lain untuk menumbuhkan inspirasi.
Mulailah!
Ingatlah, fotografi fine art
sangat berbeda dari jenis fotografi lainnya. Kamu nggak butuh banyak peralatan
untuk memulai. Kamu bahkan bisa langsung beraksi dengan kamera apapun yang ada
di tanganmu. Itulah kerennya fine art photography. Itu semua adalah semua tentang gimana kamu menggunakan
peralatan. Satu-satunya alat perang yang nggak boleh dilewatkan adalah tripod.
Benda ini bakal sangat membantumu mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk
jadi kreatif.
Rahasianya…
Buanglah beberapa pedoman
fotografi biasa, karena dalam fine art photography kamu nggak perlu membuat
wajah subjek terlihat. Subjekmu bisa saja memalingkan kepala dari kamera, atau
bahkan kamu bisa memotong kepala mereka dari dalam bingkai. Itulah salah satu
hal hebat dari seni fotografi ini. Kamu punya kebebasan penuh. Tapi itu juga
bisa menjadi kesulitan bagi pemula, karena mereka jadi nggak tahu dari mana
harus memulai. Kenali modelmu, buatlah sederhana, temukan lokasi dengan makna,
cobalah beberapa potret diri, adalah beberapa rahasia yang bisa membantumu
menentukan ke arah mana kamu melangkah.
Nah, sekarang kamu sudah tahu
tentang fine art photography. Kamu sudah mempelajari beberapa rahasianya untuk
meningkatkan skill. Jadi, tunggu apa lagi? Ambil kameramu, keluarlah dan mulai
mengabadikan beberapa foto fine art yang menakjubkan!