FORMAT DIGITAL VIDEO
IRDHA YUNIANTO,S.Ds, M.Kom
26 September 2022
Beberapa dari kita pasti suka
melihat film atau video. Video yang biasa kita lihat memiliki beberapa format
atau ekstensi yang berbeda-beda. Setiap format atau ekstensi memiliki
kelebihan masing masing. Simak ulasan berikut agar kamu paham perbedaan
tiap format video:
AVI (Audio Video Interleave)
Salah satu format file paling
populer karena sering digunakan sebagai format film dan video secara luas
melalui berbagai macam media. AVI juga sering digunakan sebagai format file
default bagi handy cam dan kamera digital pada umumnya.
MP4
Format video yang diperkenalkan
pada tahun 1998 menggunakan kompresi video dan audio yang berbeda. Kompresi
yaitu memadatkan file agar berukuran menjadi lebih kecil. YouTube menjadi
website yang membuat MP4 semakin digdaya karena ia menggunakan ekstensi MP4
(selain MKV), sebagai format file standar pada setiap video yang mereka
sediakan.
MPG
MPG atau MPEG pernah menjadi
penguasa dari segala video. MPG sering kita temukan di VCD dan juga DVD yang
dulu sering digunakan.
WEBM
Saat ini format WEBM sudah banyak
digunakan di dunia. Namun sayangnya website di Indonesia masih belum banyak
yang menggunakan format ini. Format WEBM menggunakan format coding video
VP8/VP9 dan audio Vorbis atau Opus sebagai standar codec. WEBM sering digunakan
untuk video-video pendek disertai dengan suara.
MKV
Format video MKV banyak di
senangi oleh penyedia film di internet karena lebih fleksibel dan dapat
menyimpan banyak video, audio, gambar atau bahkan subtitle dalam satu file
video yang sama.
GIFV
Format GIFV saat ini menjadi
salah satu yang sering digunakan oleh pengguna internet. Format GIFV digunakan
sebagai pengganti dari ekstensi GIF yang dikenal tidak efisien dan memiliki
ukuran file yang sangat boros. GIFV dikenal sebagai ekstensi yang sangat hemat,
namun mudah untuk digunakan, tanpa suara, dan nyaman untuk ditayangkan
berulang-ulang (loop seperti GIF). Slaah satu situs besar yang menjadikan GIFV
sebagai format default adalah 9GAG.
WMV (Windows Video Maker)
Seperti namanya format video ini
diciptakan khusus untuk Windows. Mudah digunakan dan didukung secara luas oleh
Windows menjadikan format video ini digunakan secara luas sejak Windows XP
memegang peranan penting dalam dunia sistem operasi. Ditinjau dari aspek
kualitas video file WMV biasanya tak terlalu besar.
DAT
DAT kependekan dari DATA yang
sangat berjaya di rentang tahun 2000-2010 bersamaan dengan munculnya VCD. Kala
itu, memang sedang marak penyewaan film dalam VCD/DVD yang bisa diputar di
komputer/laptop. Video dengan format DAT biasanya memiliki kualitas yang bagus
meskipun ukurannya juga besar. Ukurannya yang besar sangat riskan untuk
disimpan dalam perangkat karena bisa memenuhi memori atau disc.
FLV
Flash Video (FLV) berjaya di
periode awal YouTube karena dijadikan standar format video yang bisa
diunggah ke YouTube. Jika kamu mengunduh video YouTube sekitar
tahun 2010-an menggunakan IDM, pasti ekstensinya masih menggunakan FLV. Kelebihan
FLV di antaranya adalah berkualitas baik, bisa diputar di PC lama, serta
ukurannya yang relatif mini sehingga tidak menghabiskan memori.
WEBM
Format video ini termasuk yang masih jarang diputar di video-video situs tanah air, jadi masih sedikit asing di telinga. WEBM menggunakan format coding video VP8/VP9 serta audio Opus maupun Vorbis yang sangat cocok sejak kemunculan HTML5. Bisa dikatakan, WEBM muncul dan memang sering digunakan untuk ekstensi video di berbagai jenis website setelah kemunculan HTML5, entah website forum maupun berita. Meskipun begitu, ekstensi video ini memang masih jarang digunakan untuk video di situs-situs tanah air, jadi masih kedengaran asing di telinga.

Tentang Penulis
IRDHA YUNIANTO,S.Ds, M.Kom
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.