Hierarki Informasi adalah konsep penting bagi desainer. Di era informasi saat ini memiliki tata letak yang bersih sempurna untuk sukses. Jadi apa hierarki informasi? Ini dapat didefinisikan secara sederhana sebagai pengorganisasian informasi ke dalam aliran berdasarkan pentingnya bagi konsumen. Konsep kunci untuk Desain Informasi.
Pentingnya Konsep
Hierarki informasi kadang-kadang juga disebut hierarki visual adalah susunan elemen-elemen desain sesuai dengan bobot visual yang dimiliki setiap elemen. Bobot visual ditentukan oleh sejumlah faktor dan merupakan faktor penentu pada apa yang menjadi fokus pemirsa dalam urutan apa.
Evolusi
Dari kertas hingga desain informasi layar telah berkembang seiring berjalannya waktu. Desain responsif telah memaksa desainer untuk keluar dari cetakan dan menciptakan desain yang konsisten di berbagai platform.
Elemen Hierarki Informasi
Pola Membaca
Budaya mungkin membaca dari kiri ke kanan namun pola membaca bisa lebih kompleks. Pola membaca biasanya terbagi dalam dua kategori, "F" dan "Z". Kedua pola ini adalah yang paling umum namun ada banyak pola lainnya.
Pola Membaca F
Pola membaca berbentuk F berkaitan dengan desain dengan volume teks yang tinggi seperti artikel blog. Pemirsa membaca artikel dari kiri ke kanan, memindai judul penting dan kalimat kunci. Judul tebal pendek yang semuanya rata kiri adalah cara jitu untuk memformat pola membaca berbentuk F. Memanfaatkan poin-poin dan item lainnya untuk memecah teks dapat menambah variasi visual dan membantu pemahaman.
Pola Membaca Z
Pola bentuk Z digunakan di halaman di mana informasi tidak disajikan paragraf demi paragraf. Biasanya melihat ini di halaman web saat desainer mencoba dan menyesuaikan diri terutama dengan pola desain ini. Pembaca memindai dari kiri atas ke kanan atas dan kemudian turun ke kiri bawah ke kanan bawah. Secara alami informasi yang paling penting ditempatkan di sudut-sudut dengan diagonal penghubung.
Ketinggian
Salah satu dari banyak cara untuk membumbui desain adalah melalui ukuran elemen yang dimaksud. Orang-orang membaca hal-hal yang lebih besar terlebih dahulu. Elemen yang lebih besar memerintahkan lebih banyak perhatian daripada sesuatu yang lebih kecil dan bahkan dapat mengesampingkan pola membaca itu sendiri. Pikirkan tentang setiap judul dan subjudul dan bagaimana mereka menjadi berbeda satu sama lain.
Ruang dan Tekstur
Ruang negatif adalah konsep dasar desain yang dapat menambahkan pendekatan yang lebih elegan daripada hanya meningkatkan ukuran elemen. Membiarkan konten bernafas menandakan pentingnya bagi pemirsa dan dengan demikian meningkatkan hierarkinya. Tekstur dalam hal ini mengacu pada pengaturan keseluruhan dari desain itu sendiri.
Pilihan Tipografi
Tipografi seperti adalah lanskap kemungkinan, dari gaya dan bobot hingga tipografi lebar goresan menawarkan lanskap kemungkinan yang hampir tak terbatas. Varians dalam pilihan tipografi dapat menciptakan hierarki tanpa menjadi monoton.
Warna
Warna-warna cerah akan selalu berdiri terpisah dari skala abu-abu dan warna yang diredam. Ini tentu saja adalah konsep yang tidak perlu dipikirkan lagi untuk dipahami, terutama jika telah paham tentang warna.
Dalam hal hierarki visual, warna yang lebih terang tampak lebih jauh dan lebih rendah dalam hal hierarki daripada teman mereka yang lebih gelap.
Arah
Desain grid telah menjadi pokok dalam menyajikan informasi kepada pemirsa, namun ini bukan satu-satunya metodologi untuk menyajikan informasi. Memecahkan grid dan memberikan gerakan desain dapat segera menarik perhatian pemirsa. Ambil contoh teks diagonal pada kisi, pasti akan segera tertarik pada teks yang memecah cetakan, sehingga memberikan bobot yang lebih berat daripada elemen lainnya.
Mulai dari Mana
Bagaimana seseorang mulai menciptakan hierarki dalam segunung informasi? Dalam desain teks yang berat dan ringan, lakukan hal berikut.
Daftar Informasi
Membuat daftar informasi memungkinkan mengetahui apa yang dimiliki dan mungkin dibutuhkan sebelum dapat memahami desain sepenuhnya. Item tertentu seperti tanggal dan waktu penting untuk acara dan karenanya perlu dicantumkan.
Atur Informasi
Setelah tahu apa yang dimiliki (dan tidak dimiliki) cenderung mengatur semuanya dari yang paling banyak hingga yang paling tidak signifikan, dimulai Apa judul? Subjudul? Poin-poin penting?
Setelah memiliki daftar yang diatur, biasanya bernomor, kemudian dapat mulai membuat elemen dan karakteristik yang menentukannya.
Buat Tampilan Turun yang Unik
Dimulai dengan elemen yang paling penting dan bekerja dengan cara melalui sentuhan unik seperti judul besar diikuti oleh subtitle yang sedikit lebih kecil. Menggunakan warna dan berat jenis huruf untuk memberi bobot pada judul dan sebagainya.
Menciptakan karakteristik unik bisa jadi menantang dan pasti tidak ingin berlebihan. Desain yang bersih tentu saja merupakan hasil akhir dari semua ini.
Pertimbangkan Alurnya
Aliran adalah hal yang sulit untuk diukur, jadi biasanya jika seseorang yang tidak memiliki pengetahuan dapat mengambil dan memahami struktur dan tata letak tanpa terpaku pada ke mana harus mencari selanjutnya, maka desain akan terasa mengalir.
Kita hidup di era informasi. Orang-orang terburu-buru untuk mendapatkan jawaban secepat mungkin karena waktu adalah uang. Orang tidak lagi punya waktu untuk mencoba dan menebak artinya. Sebaliknya orang ingin dapat dengan mudah melihat dokumen, memindai informasi yang dibutuhkan, dan menemukan solusi untuk masalah mereka. Bahkan melihat SEO modern dapat memberi tahu bahwa ini menjadi prioritas yang lebih tinggi dengan perusahaan seperti Google secara langsung mengatakan bahwa mereka ingin informasi diatur, ringkas, dan jelas bagi pengguna akhir. Hierarki informasi adalah kunci mendasar untuk desain informasi yang tidak akan pernah hilang, jadi luangkan waktu dan hemat waktu di masa depan.
Tentang Penulis
FITRO NUR HAKIM S.Sn, M.Sn
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.