Kehadiran standing lamp pada ruangan bersifat multifungsi. Pertama, memberi penerangan tambahan di suatu ruangan. Kedua, menjadi elemen estetika di sudut ruangan. Mau tau detailnya? berikut simak aja ulasannya :
Berdiri Kokoh dengan 3 Kaki

Untuk hunian
bergaya Japandi, sudah pasti didominasi dengan material kayu. Standing lamp
yang digunakan berikut ini memiliki unsur kayu. Misalnya di bagian kaki seperti
ini. Kakinya sendiri terdiri dari tiga tiang yang disatukan. Hal ini menjadikan
lampu tidak mudah bergoyang.
Kap lampu silinder
yang berwarna putih membantu proses pembauran dan penyebaran cahaya ke area di
sekitarnya. Tidak hanya terkesan lebih hidup, sudut ruangan pun memiliki kesan
yang lebih lembut.
Minimalis Berselimut Kemewahan

Tampil mewah nggak
selalu harus menggunakan elemen yang mahal dan bertabur kristal. Salah satu
cara untuk menghidupkan sudut ruangan dengan nuansa mewah salah satunya melalui
kehadiran standing lamp yang desainnya minimalis. Kuncinya adalah standing lamp
tersebut memiliki unsur warna emas dan permukaan mengilap yang identik dengan
kemewahan, seperti Lite and Deco Minimalist Floor Lamp 9035F.
Desain Klasik, Atur Arah Cahaya Sesuka Hati

Standing lamp dengan desain klasik selalu disukai sepanjang masa. Lampu ini terdiri dari dua tiang. Satu tiang sebagai penyangga dan satu tiang lainnya berukuran lebih pendek. Tiang yang lebih pendek ini berfungsi untuk mengatur sudut pencahayaan. Kap lampunya sendiri menyerupai corong.
Bola Lampu di Ujung Tiang

Bola lampu yang
digantung pada tiang, sudah biasa. Bagaimana kalau menggunakan standing lamp
yang bola lampunya justru berada di bagian atas ujung tiang? Tampilannya
dijamin lebih unik dan cahayanya tetap berpendar ke segala arah.