Zaman sekarang, dimana harus
memaksimalkan semua peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Salah
satunya dengan memanfaatkan sebagian lahan rumah menjadi warung. Tidak hanya
bisa menghemat modal sewa toko, bias juga menghemat biaya transportasi, dan
lebih mudah mengawasi kegiatan warung. Jika sudah memiliki rencana akan menjual produk apa
di warung tersebut berarti saatnya untuk memilih desain rumah plus warung.
Nuansa Minimalis Modern

Mau membangun warung kopi dengan
target anak muda? Pilihlah desain rumah plus warung bergaya minimalis modern.
Bangunan rumah baru ini didominasi warna putih, tanpa dekorasi yang berlebihan
pada eksteriornya. Jendela dibuat berbentuk persegi panjang dan berukuran besar
supaya orang yang melewatinya bisa langsung mengenali produk yang kamu jual.
Pintu masuknya ada di balik pagar rumah. Posisi seperti ini mampu membuat
desain rumah plus warung tetap terlihat normal selayaknya rumah baru untuk
hunian saja. Jangan lupa gunakan juga papan gantung bertuliskan “open” dan
“closed” dengan warna senada. Papan ini bertujuan untuk memberi tahu customer
apakah warung kamu buka atau tutup. Berkat papan ini, orang-orang yang baru
pertama kali lewat juga jadi tahu kalau di sini ada warung atau toko.
Ala Workshop untuk Warung Karya Seni

Zaman sekarang, karya seniman
sudah semakin diapresiasi. Makanya, tidak jarang para seniman mulai membangun
workshop kecil-kecilan, seperti menggunakan desain rumah plus warung ini. Area
persegi tanpa sekat ini diisi dengan furnitur multifungsi supaya lebih
space–saving. Di antaranya adalah meja sekaligus rak penyimpanan, serta lemari
besar dan rak ambalan.Ukuran jendela hampir memenuhi bidang dinding. Ini trik
yang tepat untuk menarik perhatian pengunjung lantaran barang yang dijual akan
terlihat jelas, serta memungkinkan sinar matahari masuk ke dalam ruangan dan
mempercantik tampilan barang tersebut.
Warung Outdoor

Membuat desain rumah plus warung
tidak selalu diperuntukan bagi rumah baru. Rumah lama pun bisa direnovasi
secara sederhana. Bagian warung mengambil posisi ruang tamu. Jendelanya
digunakan sebagai area pemesanan.
Tempat duduk berupa kursi panjang
dan beberapa stool diletakkan di area teras. Jumlahnya tidak banyak dan besar,
asalkan cukup untuk duduk sejenak menikmati minuman. Untuk penghuni rumah, ada
jalur masuk khusus pada desain rumah plus warung ini. Lokasinya ada di pojok
kiri rumah dan dilengkapi dengan pagar untuk mencegah orang asing memasukinya
Warung Jahit Bergaya Retro

Desain rumah plus warung kali ini
memiliki nuansa retro. Seluruh bagian interior didominasi dengan warna merah.
Lantainya dilapisi dengan keramik merah putih yang disusun bagai papan catur.
Di bagian belakang warung, terdapat pintu geser dari cermin untuk menjaga
privasi area penghuni. Cermin ini juga dapat memberikan kesan warung yang lebih
luas.
Warung jahit atau warung apa pun
yang akan kamu wujudkan, pasti akan dipenuhi aneka barang. Kalau tidak disusun
rapi, calon pengunjung malah akan kabur. Sebaiknya lengkapi warungmu dengan rak
dinding yang diletakkan pada bagian atas tembok. Desain rumah plus warung jadi
lebih rapi dan space–saving.
Untuk Warung yang Sudah Berkembang

Saat warung sudah berkembang,
maka rumah perlu direnovasi untuk menambah kenyamanan pengunjung. Desain rumah
plus warung ini menggunakan kombinasi material kayu dan keramik warna putih.
Material kayu berperan untuk mempertegas area warung, sedangkan keramik putih untuk mewakili bagian rumah. Pada gambar di atas, pintu kecil di sisi kiri itu merupakan akses masuk untuk para penghuni. Sementara itu, tampilan depan desain rumah plus warung ini sangat minimalis. Hanya ada papan menu, nama warung, dan tanaman hias.