Jenis-jenis Material Furnitur

Jenis-jenis Material Furnitur

1.       Kayu

Kayu jadi sala satu material furnitur yang sudah tidak asing lagi dan sering kita temui. Tak aneh karena pasalnya material ini sudah digunakan sejak zaman dahulu bahkan ketika furnitur mulai dikenal manusia.

Mudah ditemukan di alam, mudah dibentuk, dan memiliki ketahanan baik jadi beberapa keunggulan dari kayu. Selain itu karena berasal dari alam setiap kayu memiliki keunikan alami tersendiri, berbeda dengan material buatan pabrik. Meski sekarang sudah banyak material kayu yang sudah dicampur menjadi olahan pabrik dan diproduksi masal.

Setiap jenis kayu memiliki ciri khas dan keunikannya masing-masing dimulai dari warna, serat, ketahan, bahkan aroma. Sifat-sifat kayu dapat dipengaruhi dari beberapa faktor seperti geografis tempat tumbuhnya.

Berbagai teknik yang digunakan pada material kayu seperti dipotong, dipahat, diukir, bahkan dibakar untuk menciptakan terkstur dan warna tertentu.

Meskipun memiliki ketahan yang baik tapi furnitur berbahan kayu tetap harus ditambahkan treatment tambahan seperti pelapisan berupa finishing yang membuatnya lebih tahan lama terutama dari rayap.

Berikut beberapa jenis finishing kayu yang bisa diterapkan:

·         Penetrasi Kayu

Jenis finishing ini menyerap dan masuk kedalam serat-serat kayu, sesusai namanya. Tampilan yang dihasilkan lebih alami dan dapat melindungi dari pengeringan, retak, dan pembusukan.

·         Minyak Tung

Sama seperti jenis sebelumnya, minyak tung juga memberikan hasil yang alami pada kayu. Jenis finishing ini memberikan ketahan baik ada kayu sehingga sering digunakan untuk dek apung.

·         Minyak Biji Rami

Minyak biji rami memerlukan waktu untuk dapat menyerap sempurna pada serat kayu. Dalam pengaplikasinnya  bisa dengan menggunakan kuas atau kain.

·         Minyak Denmark

Merupakan minyak campuran yang terdiri dari biji rami rabus, pernis, dan tiner. Jadi lapisan finishing yang bisa berikan efek mengkilap pada kayu.

·         Minyak Cedar

Jenis finishing yang memiliki aroma khas kayu dan bisa melindungi kayu dari berbagai serangga juga pembusukan kayu.

 

 

Logam

Selain kayu logam juga jadi material yang sejak dahulu digunakan manusia untuk membuat furnitur. Seperti yang ditemukan dari peninggalan zaman Mesir berupa potongan-potongan bangku dan singgasana.

Ada banyak jenis logam yang digunakan untuk membuat furnitur seperi perak, besi, baja, dan lainnya.

Furnitur berbahan logam tentunya memiliki kelebihan seperti kuat dan tahan lama, anti rayap, dan terlihat elegan. Meskipun tahan lama jenis logam juga membutuhkan untuk menjaganya dari karat dan kekeroposan.

 

Plastik

Plastik jadi bahan lain untuk membuat furnitur. Dengan harganya yang relatif lebih murah, furnitur berbahan plastik biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau dan diproduksi masal.

Plastik jadi alternatif bahan furnitur karena memiliki sifat-sifat keunggulannya tersendiri, seperti dapat dibentuk jadi berbagai model, ringan, memiliki ketahanan, dan harga yang relatif lebih murah dibanding kayu atau logam. Terdapat beberapa jenis plastik yang bisa digunakan menjadi bahan furnitur, diantaranya:

1. Polypropylene (PP)

2. Polycarbonate (PC)

3. Akrilik atau polymethyl methacrylate (PMMA)

4. Polyvinyl Chloride (PVC)

TAG

Tidak ada tag yang tersedia