Dalam membuat furnitur, terdapat berbagai pilihan kaca yang dapat digunakan. Oleh karena itu, penting untuk kamu memahami masing-masing kaca tersebut sehingga dapat menentukan pilihan yang terbaik dan berfungsi sesuai yang diharapkan. Kali ini adalah penjelasannya :
Kaca Polos

Kaca polos (floating glass) atau
yang kerap kali disebut juga sebagai kaca biasa merupakan kaca murni. Kaca ini
bening dan transparan, tanpa tambahan material lain sebagai pengaman atau
peredam cahaya. Kaca jenis ini mudah dibersihkan, karena apabila kotor akan
tampak lebih jelas. Selain itu kaca ini lebih mudah digunakan untuk keperluan
grafir. Pada umumnya kaca ini lebih murah dan memiliki ukuran yang paling
beragam. Kaca ini biasanya digunakan pada jendela dan pintu, serta sesuai
digunakan untuk pintu – pintu lemari dan furnitur.
Tempered Glass

Kaca jenis ini adalah kaca yang
dalam proses pembuatannya dipanaskan dengan suhu tinggi (hingga 700°C) kemudian
didinginkan seketika. Kaca ini memiliki kelebihan yaitu kekuatan yang tinggi
yaitu daya tahan lendutan dan benturan hingga 3-5 kali dibandingkan kaca biasa
dengan ketebalan yang sama. Selain itu kaca ini akan pecah berkeping – keping
berbentuk partikel yang tumpul sehingga lebih aman terhadap orang – orang di
sekitarnya. Kaca ini cocok untuk digunakan di berbagai jenis furnitur, seperti
meja, lemari kaca, dan furnitur lain yang berisiko.
Laminated Glass

Kaca ini dalam pembuatannya
melalui proses laminasi (perekatan) dua lapisan kaca atau lebih dengan lapisan
film perekat (polivinil) yang transparan, fleksibel, dan kuat di tengahnya.
Lapisan film tersebut berfungsi untuk mengikat lapisan kaca tersebut. Dengan
demikian, apabila kaca tersebut pecah tidak akan langsung berhamburan melainkan
masih merekat pada lapisan film, sehingga kaca masih terpasang pada rangkanya.
Oleh karena itu, kaca ini kerap dipilih karena keamanannya.
Cermin

Cermin umumnya dibuat dengan
meletakan lapisan perak atau alumunium di belakang kaca bening yang tebalnya
4-6mm (baik tempered glass ataupun tidak) sehingga dapat memantulkan bayangan.
Merawat dan Membersihkan Material Kaca
Untuk menjadi kondisi furnitur
kaca kamu tetap prima, jangan biarkan bersentuhan langsung dengan objek – objek
tajam. Untuk furnitur seperti meja, gunakan tatakan gelas atau taplak meja
sehingga kaca tidak tergores.
Hindari menggunakan bahan kimia
yang keras dan silet atau benda tajam lain untuk membersihkan noda yang
menempel.
Untuk kebersihan yang optimal,
secara rutin bersihkan kaca dengan kain kering yang lembut. Selanjutnya
semprotkan cairan pembersih khusus kaca dan lap dengan kain lembut. Setelah itu
keringkan kaca dengan segera.