Kamu Suka Barang
Antik? Begini Loh 6 Cara Merawatnya Agar Tetap Oke
Semua orang pasti memiliki hobi yang
unik, salah satunya mengoleksi benda antik. Hadirnya benda antik di rumah
menambah nilai seni dan estetika, siapa yang datang berkunjung akan terpikat
saat melihatnya. Di balik bentuknya yang
unik, lawas, dan bernilai seni tinggi, benda antik sangat mudah dirawat.
Untuk perawatan barang anti dari
kayu, hanya dilap pakai kanebo dan hindari pemakaian air agar warna kayu tidak
belang. Sedangkan bahan keramik, bersihkan dengan minyak pelumas mesin jahit,
minyak pembersih batau minyak goreng. Jangan memajang barang antik kesayangan
di tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Sinar matahari bisa membuat warna
pada benda koleksimu akan pudar dan rapuh.
Agar benda antik yang terbuat
dari bahan porselen tetap bening, sebaiknya dicuci minimal setahun sekali dan
simpanlah dalam lemari agar tetap bersih. Buat kamu yang masih bingung merawat
benda antik dari porselen, begini 6 langkah jitu agar tetap bagus.
1. Gunakan karet untuk alas sebelum mulai agar terhindar dari benturan
dan lantai yang licin.
2. Masak air dengan volume yang sesuai dengan bentuk porselennya,
kemudian siram porselen dengan air hangat kuku.
3. Gunakan spons halus dan celup ke dalam sabun pembersih.
Pastikan sabun yang digunakan adalah sabun pembersih yang tak
mengandung alkohol dan pemutih.
4. Gunakan kain lembut untuk mengeringkan porselen, jangan
mengeringkan porselen di bawah matahari langsung karena dapat memudarkan
warnanya.
5. Bila barang berupa guci, sebaiknya cari sesuatu yang bisa digunakan
untuk menutup mulut guci tersebut seperti piring antik atau kain agar tidak ada
debu yang menempel ke dalam guci.
6. Untuk barang antik berbahan kayu, jangan ditaruh di ruang yang
lembap karena akan mengundang rayap.