Lima karakter yang harus dipenuhi
jika kamu ingin menjadi seorang desainer grafis yang hebat adalah:
1. Komunikasi
Tugas utama seorang desainer
grafis adalah dapat mengkomunikasikan pesan dari brand/produk klien kepada
target marketnya secara tepat. Namun, disamping itu kemampuan komunikasi juga
dibutuhkan untuk dapat mempresentasikan, meyakinkan hingga melakukan persuasi
terhadap klien tentang suatu ide.
2. Rasa ingin tahu yang besar
Belajar akan lebih cepat dan
lebih berhasil jika kamu memiliki rasa ingin tahu yang besar. Banyaklah
bertanya pada diri sendiri saat kamu mencoba mendesain sesuatu. Kamu takkan
bisa berjalan jauh di dunia ini, jika kamu tak memiliki rasa ingin tahu yang
besar. Seorang desainer grafis harus mau mencoba untuk melihat diluar konteks,
mengekplorasi gambaran besar hingga detail-detail terkecil sekalipun.
3. Gairah (Passion)
Ada ungkapan bahwa design is a
labour of love. Pekerjaan desain grafis melibatkan waktu-waktu yang relatif
panjang untuk mengerjakan sebuah proyek, load pekerjaan yang cukup banyak,
deadline yang tricky, hingga brief klien yang tidak jelas. Gairah untuk
menghasilkan karya yang bagus adalah hal yang dapat membuatmu mau terus maju
saat menghadapi situasi-situasi yang melelahkan.
4. Open minded
Open minded adalah karakter yang
sangat penting saat kamu harus mencoba hal-hal baru yang mungin belum pernah
dicoba sebelumnya. Selain itu, kemampuan ini juga akan menolong kamu untuk
dapat menerima kritik dengan cara yang sehat. Sehingga kemampuanmu dapat
bertumbuh pesat.
5. Reliability & problem solving
Klien tak hanya menginginkan
talenta bagus, mereka butuh seseorang yang dapat mereka percaya bahwa kamu
adalah orang yang tepat untuk memecahkan masalah mereka. Banyak desainer grafis
mengerti tentang trend desain, namun gagal mengerti kebutuhan kliennya.
Akhirnya, banyak klien merasa percuma membayar mahal untuk sesuatu yang abstrak
bahkan kebutuhan mereka tak dapat terpecahkan.
Tentang Penulis
SANTI WIDIASTUTI S.T, M.T
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.