Semua orang pasti memiliki hobi
yang unik, salah satunya mengoleksi benda antik. Hadirnya benda antik di rumah
menambah nilai seni dan estetika, siapa yang datang berkunjung akan terpikat
saat melihatnya. Di balik bentuknya yang
unik, lawas, dan bernilai seni tinggi, benda antik sangat mudah dirawat. Untuk
perawatan barang anti dari kayu, hanya dilap pakai kanebo dan hindari pemakaian
air agar warna kayu tidak belang. Sedangkan bahan keramik, bersihkan dengan minyak
pelumas mesin jahit, minyak pembersih bayi atau minyak goreng. Jangan memajang
barang antik kesayangan di tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Sinar
matahari bisa membuat warna pada benda koleksimu akan pudar dan rapuh. Agar
benda antik yang terbuat dari bahan porselen tetap bening, sebaiknya dicuci
minimal setahun sekali dan simpanlah dalam lemari agar tetap bersih.
Berikut 6 langkah jitu merawat
benda antik dari porselen, agar tetap bagus :
1. Gunakan
karet untuk alas sebelum mulai agar terhindar dari benturan dan lantai yang
licin.
2. Masak
air dengan volume yang sesuai dengan bentuk porselennya, kemudian siram
porselen dengan air hangat kuku.
3. Gunakan
spons halus dan celup ke dalam sabun pembersih. Pastikan sabun yang digunakan
adalah sabun pembersih yang tak mengandung alkohol dan pemutih.
4. Gunakan
kain lembut untuk mengeringkan porselen, jangan mengeringkan porselen di bawah
matahari langsung karena dapat memudarkan warnanya.
5. Bila
barang berupa guci, sebaiknya cari sesuatu yang bisa digunakan untuk menutup
mulut guci tersebut seperti piring antik atau kain agar tidak ada debu yang
menempel ke dalam guci.
6. Untuk
barang antik berbahan kayu, jangan ditaruh di ruang yang lembap karena akan
mengundang rayap.
Gunakan semprotan pembersih kayu
minimal sebulan sekali, jangan lupa juga untuk menyuntikkan cairan anti rayap
ke dalam kayu minimal tiap setengah tahun sekali. Mudah bukan merawat benda
kesayangan apalagi benda antik yang diperoleh dengan susah payah.