BUKAN APA YANG ANDA
LIHAT, MELAINKAN BAGAIMANA ANDA MELIHATNYA:
Banyak diantara kita sering merasa bingung ketika diperhadapkan dengan
berbagai macam pilihan lensa untuk pemotretan. Kenapa? Karena kita tidak tahu
apa yang kita butuhkan. Jika kita sudah tau apa yang kita butuhkan, maka
semuanya itu (memilih lensa yang sesuai) akan terasa sangat mudah. Lensa
fotografi dibanderol dengan harga yang bervariasi, itulah sebabnya, ada baiknya
bagi kita untuk memilih dan menentukan terlebih dahulu jenis pemotretan apa
yang hendak kita lakukan agar pemilihan lensa bisa sesuai dengan keinginan
anda. Lensa kamera (juga dikenal sebagai lensa fotografi) adalah lensa optik
yang digunakan secara bersamaan dengan body kamera untuk membuat gambar, baik
pada film, benda, maupun media lainnya yang mampu menyimpan gambar secara
elektronik. Jadi, secara keseluruhan bisa dikatakan bahwa lensa kamera dan body
kamera merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
LENSA KIT

Lensa kit dikenal juga dengan lensa bawaan. Maksudnya adalah setiap
kali anda membeli kamera, maka lensa kit sudah terdapat disana. Dengan kata
lain, lensa awal yang ada pada kamera saat pembelian adalah lensa kit. Secara
umum, lensa kit memiliki ukuran 18 – 55mm. Sekalipun merupakan lensa bawaan,
namun, lensa kit menawarkan kualitas gambar yang cukup bagus terlebih khusus
bagi para pemula. Kenapa? Karena disamping harganya yang murah, lensa kit juga
sangat mudah untuk diperoleh. Salah satu kelebihan yang bisa anda peroleh dari
lensa kit adalah fleksibilitas. Maksudnya adalah anda tidak perlu bingung
bahkan disibukkan lagi untuk mengganti-ganti lensa agar memperoleh jarak fokal
lensa sesuai dengan yang anda inginkan, karena jika anda mau mengambil gambar dengan
lensa fokal yang lebar, maka anda tinggal mengatur rentang fokal lebar misalnya
18 – 20mm. Salah satu kekurangan yang paling utama dari lensa kit, yakni pada
bukaan atau Aperture. Khalayak ramai sudah memahami bahwa lensa ini adalah
lensa yang lambat, sehingga tidak memiliki aperture maksimal yang lebar.
Mengapa demikian? Sederhana saja, karena semakin lebar Aperture maksimal maka
harus didukung dengan semakin besarnya bodi lensa. Anda bisa mencoba, saat
melakukan perbesaran maksimal focal length hingga 55mm, maka biasanya Aperture
pada lensa ini hanya sampai angka f5.6. Angka Aperture bisa didapatkan maksimal
hingga f3.5 jika Anda hanya menggunakan focal length 18mm.
LENSA FIX / PRIME

Lensa fixed (lensa tetap atau tidak bisa diganti) dikenal juga dengan
lensa prime. Lensa fixed adalah lensa yang tidak memiliki elemen yang bergerak,
fokal length yang tetap, dan aperture yang tetap. Salah satu keunggulan utama
dari lensa fixed ini adalah hasil fotonya yang terlihat tajam. Bentuk fisiknya
yang ringkas memudahkan lensa fixed untuk digunakan dalam situasi apapun
seperti portrait, landscape, dan lainnya. Disamping hasil foto yang tajam.
berikut ini adalah beberapa keunggulan dari lensa fixed:
- Bukaan aperture yang luas sehingga sangat bermanfaat untuk digunakan
pada situasi kurang cahaya sehingga penggunaan ISO tinggi bisa dihindari
- Berat yang ringan dan bentuk yang tergolong kecil
- Ringkas, sehingga muat banyak lensa jika dimasukkan ke dalam tas.
Sedangkan kelemahan lensa fixed adalah:
- Jika ingin melakukan zoom untuk mengatur sudut pengambilan gambar,
fotografer harus bergerak ke depan maupun ke belakang untuk mendapatkan sudut
pengambilan yang sesuai
- Meskipun memiliki nilai bukaan aperture yang lebar, hasil foto yang
tajam hanya nampak pada bagian tengah. Solusinya adalah dengan menggunakan
nilai bukaan terkecil, yaitu dari f/8 – f/22.
LENSA SUDUT LEBAR
(WIDE-ANGLE LENS)

Lensa sudut lebar atau yang sering disebut juga dengan lensa wide
angle adalah salah satu jenis lensa pada kamera yang memiliki makna lebar.
Artinya bisa mencakup sudut gambar yang luas sehingga lensa ini bisa memasukkan
area yang luas dalam satu bidang foto. Lensa ini sangat cocok untuk foto
landscape. Secara umum, lensa sudut lebar memiliki ukuran 17mm – 40mm. Fungsi
dari lensa wide angle sendiri adalah untuk menangkap objek yang luas dalam
jarak dekat atau ruang yang kecil. Ciri khas dari lensa ini adalah membuat
objek menjadi lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Dengan lensa ini juga kita
dapat memotret lebih banyak orang yang berjejer dibandingkan dengan lensa
standar. Semakin pendek jarak fokusnya maka semakin lebar pandangannya.
LENSA STANDAR / NORMAL

Lensa yang memiliki panjang fokal sekitar 40mm – 60mm disebut dengan
lensa ‘standard’. Lensa standar menangkap adegan yang dekat sesuai dengan apa
yang dilihat oleh mata manusia. Lensa ini bagus untuk memotret adegan dimana
anda perlu menghilangkan segala sesuatu yang mengganggu foto anda agar
benar-benar bisa fokus pada hal-hal yang lebih rinci. Lensa ini sangat baik
untuk digunakan pada foto landscape. Lensa 50 mm dengan f / 1.8 tetap merupakan
lensa yang luar biasa untuk ditambahkan jika anda ingin mengambil gambar jenis
yang lain, tapi jika anda benar-benar hanya ingin untuk foto landscape, maka
anda dapat melihatnya melalui zoom pada kamera anda untuk mendapatkan pilihan
komposisi yang lebih banyak saat tidak memungkinkan untuk mengambil gambar
lebih
LENSA TELE

Lensa tele secara teknis memiliki ukuran sekitar 70mm bahkan lebih.
Lensa ini menghasilkan distorsi paling kecil sehingga menjadikannya pilihan
yang paling bagus untuk foto portrait. Lensa tele sangat berguna ketika anda
berada pada situasi dimana anda tidak bisa berada dekat dengan subjek anda,
misalnya kehidupan alam liar dan olahraga. Sekalipun demikian, salah satu kelemahan
dari lensa tele ini adalah ukuran dan beratnya cenderung cukup berat. Disamping
itu, lensa tele juga kesulitan ketika mengambil gambar sujbek yang berada
terlalu dekat dengan posisi anda berdiri.
LENSA MAKRO

Lensa makro digunakan untuk membuat gambar close-up yang ekstrim,
biasanya dari benda-benda yang sangat kecil, seperti bungan dan serangga. Lensa
makro sendiri dapat menghasilkan foto dengan ukuran skala yang lebih besar dari
ukuran yang sebenarnya. Lensa ini juga memungkinkan anda untuk lebih dekat
dengan subjek anda dari pada lensa biasa sambil tetap mempertahankan fokus yang
tajam.
Ada beberapa kelemahan pada lensa ini. Salah satunya adalah karena
anda begitu dekat dengan subjek, maka anda harus menjaga kamera anda agar tetap
stabil sehingga mengharuskan anda untuk menggunakan tripod. Jika anda tidak
berhati-hati dalam menggunakan lensa ini, maka hasil yang akan anda peroleh
kurang bagus.
LENSA FISHEYE / LENSA
ULTRA WIDE-ANGLE

Lensa fisheye adalah lensa ultra wide-angle dengan panjang fokus kurang dari 15mm. Lensa ini cenderung memiliki jarak pandang 180 derajat. Efek yang anda capai dengan lensa ini membuatnya terlihat seperti melihat dunia dari dalam ikan. Itulah sebabnya mereka menamainya dengan istilah ‘fisheye’. Segala sesuatu yang ada dalam foto terlihat menyimpang sedangkan subjek anda akan tampak jauh lebih besar dari biasanya. Lensa ini sangat berguna untuk memotret olahraga dan pemandangan. Lensa ini sangat bagus untuk menghasilkan gambar yang kreatif.
Tentang Penulis
IRDHA YUNIANTO,S.Ds, M.Kom
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.