1. Physical
Production; pembuatan suatu kemasan produk memiliki tujuan untuk
melindungi produk dari adanya iklim, getaran, guncangan, tekanan, dan faktor
lain yang mampu merusak produk.
2. Barrier
Protection; dalam hal ini, pemasangan kemasan produk bertujuan untuk
melindungi produk dari adanya hambatan oksigen,uap, air, debu, dll.
3. Containment
of Agglomeration; Pengemasan juga bertujuan demi mengelompokkan produk,
sehingga proses penanganan dan penyaluran akan menjadi lebih efisien.
4. Information
Transmission; di dalam kemasan juga biasanya tercantum cara penggunaan
transportasi, daur ulang, atau cara membuang kemasan tersebut.
5. Reducing
Theft; pemberian kemasan produk pun bertujuan untuk mencegah adanya
tindak pencurian dengan cara melihat kerusakan fisik yang ada pada kemasan.
6. Convenience;
kemasan adalah salah satu fitur yang mampu meningkatkan kenyamanan, distribusi,
penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, penutup, penggunaan, dll.
7.
Marketing; desain dan label yang
menarik pada kemasan bisa digunakan oleh pihak pemasar untuk meningkatkan minat
pembeli para konsumen.
Jenis Kemasan Produk
Setidaknya ada tiga kategori dalam pengemasan produk, yaitu:
1. Berdasarkan
Struktur Isi
Jenis kemasan berdasarkan
struktur isi ini dibedakan menjadi tiga jenis utama, yaitu:
·
Kemasan Primer: pengertian kemasan produk primer
adalah bahan yang diolah menjadi wadah langsung untuk bahan makanan, seperti
kaleng susu, botol minum, dll.
·
Kemasan Sekunder: pengertian kemasan produk
sekunder adalah suatu wadah yang memiliki fungsi dalam hal memberikan
perlindungan pada kelompok kemasan lain, seperti kotak kardus, kotak peti kayu,
dll.
·
Kemasan Tersier: pengertian kemasan produk
tersier adalah suatu kemasan yang bisa dimanfaatkan untuk melindungi produk
selama proses pengiriman berlangsung.
2. Berdasarkan
Frekuensi Pemakaian
Jenis kemasan produk berdasarkan
frekuensi pemakaiannya pun terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
·
Kemasan Disposable: pengertian kemasan produk
disposable adalah kemasan yang hanya digunakan dalam satu kali pakai dan
langsung dibuang, seperti kemasan plastik, kemasan daun pisang, dll.
·
Kemasan Multi Trip; pengertian kemasan produk
multi trip adalah kemasan produk yang bisa digunakan berkali-kali oleh para
konsumen dan bisa dikembalikan kembali pada agen penjual untuk bisa digunakan
kembali, seperti galon air minum, botol kaca saus, dll.
Kemasan Semi Disposable;
pengertian kemasan produk semi disposable adalah kemasan yang tidak dibuang
karena bisa digunakan lagi oleh konsumen, contoh sederhananya adalah kaleng
biskuit atau botol kaca sirup.
3. Berdasarkan Tingkat Kesiapan Pakai
Berdasarkan tingkat kesiapan
penggunaannya, maka kemasan produk terbagi menjadi dua, yaitu:
·
Kemasan Siap Pakai; pengertian kemasan produk
siap pakai adalah kemasan produk yang siap untuk diisi dan wujudnya sudah
sempurna sejak pertama kali diproduksi, seperti botol, kaleng, dll.
·
Kemasan Siap Dirakit; pengertian kemasan produk
kemasan adalah kemasan produk yang memerlukan perakitan ulang sebelum diisi
dengan produk, contohnya adalah plastik, kertas kemas, aluminium foil, dll.