Pengertian format gambar JPEG, PNG, GIF, BMP dan
TIFF memiliki makna yang berbeda-beda. Selain pengertian, kelima format gambar
tersebut juga berbeda dalam aspek-aspek lainnya. Mengetahui perbedaan
pengertian format gambar dari kelimanya juga merupakan hal penting bagi kita.
Berikut ini adalah penjelasan menyeluruh tentang pengertian format gambar JPEG,
PNG, GIF, BMP, dan TIFF agar kita dapat membedakannya.
JPEG (Joint Photographic Experts Assemble)
Format gambar JPEG atau yang biasa disebut juga format gambar JPG merupakan singkatan dari Joint Photographic Experts Assemble. Pengertian format gambar Joint Photographic Experts Assemble (JPEG) adalah format gambar yang mengkompres data gambar dengan cara mengurangi bagian-bagian dari gambar untuk memblok pixel dalam gambar tersebut. Ciri utama format gambar JPEG yang membedakannya dengan pengertian format gambar lain adalah kualitas gambar yang dihasilkan. Teknik kompresi yang digunakan menyebabkan ukuran gambar mengecil dan kualitas menurun. Bahkan ukuran file BMP dapat menurun sepuluh kali lipat setelah dikonversi ke format gambar JPEG. Beberapa kekurangan format gambar JPEG, yaitu tidak cocok digunakan untuk menyimpan gambar pajangan atau artistik.
Kelebihan &
Kekurangan
Kelebihan :
Sudah digunakan menjadi standar gambar di internet
Jenis data yang bisa dikirim dan dilihat secara
bebas
Memudahkan dalam mengunduh foto
Kekurangan :
Tidak begitu baik untuk menyimpan gambar pajangan
atau artistic.
Tidak ideal untuk penggunaan typography, crips
line, atau bahkan hasil fotografi dengan sudut yang tajam, karena objek itu
kadang menjadi sama/blur
Media penyimpanan terbatas
PNG (Portable Network Graphics)
PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu
format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak
menghilangkan bagian dari citra tersebut. PNG digunakan untuk Operating System
yang menggunakan teknik lossles dan mendukung kedalaman warna 48 bit, tingkat
ketelitian sampling: 1,2,4,8, dan 16 bit serta teknik pencocokan warna yang
lebih canggih dan akurat
Kelebihan &
Kekurangan
Kelebihan :
Adanya warna transparan dan alpha yang memungkinkan sebuah gambar
transparan tapi gambar tersebut masih dapat dilihat mata seperti samar-samar
atau bening.
File dapat diatur jumlah warnanya, sehingga kompresi file PNG lebih
baik dari pada GIF
Kompresi tidak menghilangkan data
Solusi kompresi yang powerfull dengan warna yang lebih banyak
Kekurangan :
PNG belum populer sehingga sebagian browser tidak mendukungnya
TIFF (Tagged Interchange File Format)
TIFF atau Tagged Image File Format. TIFF adalah
salah satu format untuk menyimpan gambar, termasuk fotografi dan line art. TIFF
sekarang berada di bawah kendali Adobe Systems, perusahaan pembuat Photoshop.
TIFF pada awalnya dirancang oleh perusahaan bernama Aldus untuk digunakan pada
aplikasi "Desktop Publishing". Format TIFF didukung oleh
aplikasi-aplikasi manipulasi image, aplikasi publishing dan page layout,
scanning, faxing, word processing, OCR (Optical Character Recognition), dan
aplikasi lainnya. Tagged Image File Format salah satu format umum yang
digunakan untuk menyimpan foto-foto digital. TIFF merupakan format yang tak
gampang hilang, sehingga kualitas tidak berkurang karena penyimpanan.
Kelebihan &
Kekurangan
Kelebihan :
format file TIFF juga dapat dikompresi tanpa
mengurangi kualitas gambar. Ini bisa menjadi solusi untuk kamu yang ingin
mendapatkan gambar berkualitas baik namun dengan kapasitas yang tidak sebesar
TIFF.
Kekurangan :
TIFF mempunyai kekurangan tersendiri. Karena file
ini mendukung kualitas yang tinggi, maka kapasitas file yang dihasilkan juga
sangat besar. Hal ini menjadi masalah karena dianggap tidak mendukung untuk
keperluan sharing maupun preview. Pengguna harus menyediakan ruang penyimpanan
yang sangat besar untuk mengakomodasi file TIFF.
GIF (Graphics Interchange Format)
GIF adalah singkatan dari Graphics Interchange
Format. GIF merupakan sebuah format grafis yang bisa menyimpan gambar dengan
background transparan maupun animasi sederhana. GIF pertama kali dikembangkan
pada tahun 1987 oleh Steve Wilhite, ketua ilmuwan komputer Amerika penyedia
layanan online ComputeServe. Format GIF ini sebenarnya hanya bisa menyimpan
gambar dengan ukuran 8 bit dengan menggunakan mode index color, grayscale dan
bitmap. Tapi karena keunikannya, yang mampu menyimpan gambar dalam bentuk
animasi sederhana, membuat format ini sering dipakai. Contohnya untuk keperluan
icon, hingga stiker.
Kelebihan &
Kekurangan
Kelebihan
Gambar yang dihasilkan bisa bergerak
Ukuran file cenderung tidak terlalu besar
Support berbagai platform
Mudah dikirim
Memiliki daya tarik tersendiri
Kekurangan :
Untuk kekurangan dari file gif itu tidak cocok
digunakan untuk dunia fotografi modern Sebab file GIF itu nyata memiliki
resolusi rendang yang kekurangannya ini sangat disayangkan apalagi pada masa
sekarang dan juga Terdapat keterbatasan untuk Penyimpanan data Sehingga
mempengaruhi kualitas pada gambar keseluruhan.
Antara file GIF dan file JPG kedua nya itu yang
mana memiliki perbedaan salah satunya dari segi ukuran yang cukup jelas
terlihat Jadi di antara keduanya yaitu file GIF dan file JPG tidak dapat
dibandingkan.
BMP (Bitmap)
Gambar dengan basis bmp merupakan gambar yang
terdiri dari kumpulan titik – titk (dot) yang membentuk suatu gambar. Kumpulan
titik – titik tersebut dinamakan picture elements atau biasa dikenal dengan
pixel. Sifat gambar bmp adalah resolution dependent, yang berarti resolusi
gambar mempengaruhi baik buruknya kualitas gambar. Jika resolusinya rendah,
maka titik – titik pola pembentuk gambar akan semakin terlihat. Jika
resolusinya tinggi, maka titik – titik pola pembentuk gambar tidak terlihat
sama sekali dan gambar yang dihasilkan semakin baik.
Kelebihan &
Kekurangan
Kelebihan :
Gambar bmp cocok untuk gambar yang memiliki banyak
warna.
Gambar bmp membuat gambar lebih tajam.
Kekurangan :
Gambar bmp memiliki ukuran yang besar sehingga
sulit untuk dipindahkan ke media lain atau ditransfer via e-mail.
Resolusi gambar bmp mempengaruhi kualitas akhir
gambar.
Pengkomresian pada gambar bmp dapat langsung
menurunkan kualitas gambar.
EPS (Encapsulated PostScript)
Encapsulated PostScript (disingkat EPS) adalah
suatu format berkas grafik, yang dapat berisikan grafik vektor, teks ataupun
bitmap. Suatu berkas EPS pada intinya adalah suatu berkas PostScript yang memenuhi
pembatasan tambahan. Batasan-batasan yang dimaksud bertujuan membuat peranti
lunak menjadi lebih mudah untuk melakukan embedding berkas EPS dalam suatu
dokumen Postscript lain. Sebagaimana Postscript EPS pun mendukung berbagai
macam modus pewarnaan, misalnya RGB, Lab, CMYK, Duplex, Warna Berindeks, dan
Skala Abu-abu. Selain itu EPS juga menuruni kemampuan PostScript dalam
menyajikan berbagai jenis font atau tulisan.
Sebagai syarat minimum, suatu berkas EPS berisikan komentar PostScript yaitu BoundingBox sebagai tambahan dari header PostScript, yang menjelaskan daerah persegiempat tempat grafik digambarkan. Program aplikasi dapat memanfaatkan informasi ini untuk menata letaknya dalam suatu halaman di mana berkas EPS ini akan disisipkan, bahkan bila seandainya program yang bersangkutan tidak dapat melakukan proses render di dalamnya secara langsung.
Kelebihan &
Kekurangan
Kelebihan :
Format EPS mempunyai kelebihan yang membuatnya
banyak dipilih dalam dunia desain grafis. Pertama, format file EPS menggunakan
PostScript yang dikenali oleh sebagian besar program pra cetak. Tidak heran
jika format ini sering digunakan pada tahap akhir pembuatan desain.
Kekurangan :
Sebagai salah satu format berkas yang banyak
digunakan oleh desainer grafis untuk keperluan percetakan, EPS mempunyai
beberapa kekurangan yang cukup menjadi perhatian. Format file ini diketahui
tidak mampu menyimpan informasi alpha channel. Oleh karena itu, banyak pengguna
yang menggunakan format EPS apabila sudah berada pada tahap final pra cetak.
Tentang Penulis
IRDHA YUNIANTO,S.Ds, M.Kom
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.