Mungkin bagi sebagian orang kata
surealis masih terdengar asing di telinga mereka. Begitu pun dengan para
pecinta fotografi, tidak semua fotografer memahami yang namanya fotografi
surealisme.

Tak sebatas itu saja, diketahui
bahwa berdasarkan perkembangan karya surealis saat ini sudah banyak misalnya
saja ayat atau karya sastra, film, lukisan, sampai dengan foto. Oleh karena
itu, tidak ada salahnya apabila kita membahas fotografi surealis.
Aliran Foto Surealis
Surealisme merupakan sebuah
aliran yang memunculkan kontradisksi antara mimpi dan realita menjadi nyata
dalam suatu gambar. Dimana objek nyata tersebut diperlihatkan dalam keadaan
yang sebenarnya tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Sementara itu, secara
etimologis istilah ‘surrealisme’ diketahui berasal dari kata dalam Bahasa
Perancis ‘surréalisme’ yang merupakan gabungan dua kata, yaitu ‘sur’ yang
berarti super, beyond or above dan juga ‘realisme’. Dari kedua kata tersebut
dapat dikatakan bahwa surealis berarti lebih dari sekedar realis atau bisa
dikatakan lebih dari nyata. Seiring dengan berkembangnya bentuk genre dari
surealis secara tidak langsung memengaruhi perkembangan bentuk serta genre pada
ranah fotografi. untuk menghasilkan karya fotografi yang bersifat surealis,
membutuhkan pronsip-prinsip surealis yang dikaitkan dengan elemen visual baik
itu nyata maupun tidak nyata.

Padahal diketahui bahwa fotografi
merupakan sebuah medium yang digunakan untuk menghasilkan karya seni visual yang
nyata. Oleh karena itu, fotografi surealis sempat diragukan dalam fotografi. Akan
tetapi, apabila dilihat secara artistik justru dengan adanya fotografi surealis
secara tidak langsung dapat dijadikan sebagai salah satu upaya alternatif dalam
memperlihatkan visual karya seni fotografi yang ekspresif. Dengan kata lain
seorang fotografer juga dapat menghasilkan karya foto yang mengeksplorasi
berbagai aspek alam bawah sadar maupun fantasi dengan tujuan untuk
mengembangkan budaya visual yang bernilai nyata maupun tidak nyata.
Maka dari itu, fotografi surealis
adalah sebuah karya yang realistic secara visual yang ditampilkan namun
bertentangan dengan akal sehat. Untuk menghasilkan foto surealis maka seorang
fotografer harus lebih peka dan kreatif dalam melihat objek foto yang diketahui
mempunyai potensi baik itu estetik maupun tersirat. Selain itu, yang paling
penting juga adalah pastinya sang fotografer surealis telah memiliki
pengalaman, skill, serta kepekaan terhadap objek yang dapat dijadikan sebagai
karya fotografi surealis.

Sama seperti genre fotografi lainnya, fotografi surealis juga menggunakan sejumlah teknik fotografi. teknik tersebut mulai dari teknik pemotretan, teknik komposisi, pencahayaan, teknik dalam penggunaan lensa maupun filter, sampai dengan software (Photoshop, CorelDraw, Lightroom, dan lain sebagainya). Perlu diingat juga bahwa untuk membuat foto surealis terlihat lebih nyata serta asli maka digunakan sejumlah properti serta objek pengambilan gambar yang tepat. Di samping itu, untuk membuat foto lebih nyata maka bisa digunakan software edit foto ketika proses pengambilan gambar selesai. Ituah penjelasan singkat terkait dengan aliran foto surealis. Meski fotografi surealis agak sulit untuk dipahami, namun semoga artikel ini dapat membantu dan menambah pengetahuan Anda tentang foto surealis.
