MENGENAL PERBEDAAN DIGITAL IMANGING & PHOTO EDITING
IRDHA YUNIANTO,S.Ds, M.Kom
30 Januari 2022
Keahlian photo editing dan photo
retouching sekarang ini banyak dibutuhkan, baik bagi Anda yang bergerak di
bidang percetakan, fotografer, advertising. Kemampuan dan keahlian mengelola
gambar menjadi bekal utama agar bisnis yang Anda kelola bisa sukses.
Ada banyak istilah dalam dunia
fotografi, dua di antaranya adalah photo editing dan photo retouching. Beberapa
fotografer bahkan menggunakan istilah tersebut untuk mengartikan hal yang sama,
padahal keduanya merupakah hal yang berbeda. Tentu hal ini menjadi
membingungkan, kecuali jika fotografer atau klien menjelaskan apa yang
diinginkan atau Anda minta fotografer untuk menjelaskan.
KENALI APA ITU PENGERTIAN PHOTO EDITING
Photo editing pada dasarnya
memiliki tujuan utama yakni meningkatkan atau mengubah warna pada sebuah foto.
Jadi foto yang telah diedit akan memiliki penampilan yang lebih baik atau lebih
artistik. Hanya saja tidak ada proses manipulasi yang diterapkan pada foto
tersebut
Photo editing akan berfokus pada warna, tone, dan saturasi. Ya, ditambah dengan proses cropping untuk memperbaiki komposisi foto. Jadi, bila Anda menggunakan adobe photoshop atau aplikasi pengolah gambar lainnya, Anda akan banyak menggunakan Curve, Hue Saturation, Vibrance, ataupun Brightness Contrast. Masih banyak panel editing lainnya seperti exposure, shadow, highlight, split toning, noise reduction, dan sebagainya.

CURVE
Curve bisa digunakan untuk memperbaiki kontras. Biasanya foto
mentahan, kontrasnya masih biasa dan perlu diperbaiki. Nah, bagi Anda yang
paham dengan histogram foto tentu memahami fungsi curve ini sangatlah penting.
Jadi, sebelum melanjutkan proses editing lebih jauh, pertama-tama perbaiki
dahulu warna kontrasnya. Teknik dasar ini sering diabaikan karena terkesan
sepele, padahal banyak sekali manfaatnya. Dan sebenarnya hanya dengan
menggunakan curve, Anda bisa melakukan banyak sekali jenis photo editing.
HUE SATURATION
bertujuan untuk melakukan perubahan dari warna foto. Kita
dapat menggeser warna yang ada pada foto sesuai dengan roda warna. Alat ini
banyak digunakan untuk memperbaiki warna baik dalam proses photo editing maupun
photo retouching. Tidak hanya menggeser warna, alat ini juga digunakan untuk
merubah tingkat kekuatan dari suatu warna, baik mengurangi ataupun
meningkatkan. Namun kita perlu memahami lebih lanjut mengenai apa itu saturasi
agar foto kita menjadi lebih baik atau artistik dan bukannya malah menjadi
hancur. Hue Saturation sangat berperan sekali dalam menghancurkan penampilan
sebuah foto bila tidak digunakan dengan benar.
LAYER MASK
jika Anda ingin memanipulasi foto. Jadi sesuai dengan
namanya, mask berarti topeng dan fungsinya adalah untuk menyembunyikan sesuatu,
dan dalam proses photo editing serta photo retouching sudah tentu fungsinya
adalah untuk menyembunyikan gambar atau pixel. Semisal latar belakang terlalu
terang atau warna kulit subjek terlalu gelap. Kita tidak bisa menggunakan tools
curve untuk memperbaiki kedua masalah tersebut secara bersamaan sehigga kita
perlu menyembunyikan beberapa bagian dari penyesuaian Curve tersebut agar tidak
diterapkan secara keseluruhan.
PENGERTIAN PHOTO RETOUCHING
bila kita ingin meningkatkan penampilan foto kita, maka kita akan masukkan ke aplikasi editing lalu perbaiki warna, tone, lakukan cropping, kurangi noise dan sebagainya. Kali ini bagaimana jika setelah kita perbaiki semuanya namun ada masalah seperti ini:
- Wajah subjek
ternyata cukup banyak masalahnya (misal jerawat, bercak, dan sebagainya)
- Ada objek sampah
masuk ke dalam komposisi foto sehingga sangat mengganggu
- Bentuk subjek
terutama produk (dalam foto produk) tidak maksimal karena ada bagian penyok
Ketiga masalah ini
tidak akan bisa kita selesaikan hanya dengan Curve ataupun peralatan photo
editing apapun. Kita harus melakukan proses manipulasi lebih lanjut dan
melakukan perubahan pada struktur pixel pada sebuah foto. Menambal, menghapus,
ataupun menambah informasi pada pixel adalah proses yang dilakukan dalam photo
retouching.

JADI
SEBENARNYA FOTO RETOUCHING ITU APA?
Jadi, bisa dibilang photo retouching adalah proses lebih lanjut dalam melakukan manipulasi pada foto yang sudah masuk ke ranah perombakan pada struktur pixelnya. Contoh nyatanya bila kita mengunjungi klinik kecantikan dan diberi sebuah krim pemutih. Krim tersebut akan melakukan perubahan pada lapisan terluar kulit kita tanpa merubah bentuk wajah kita kan? Nah, lain halnya dengan operasi plastik, proses satu ini benar-benar melakukan perombakan pada struktur wajah kita. Penggunaan krim wajah mirip dengan proses photo editing dan operasi plastik mirip dengan proses photo retouching bila dibandingkan dengan dunia nyata.
Photo retouching akan membuat foto Anda jadi tampak berbeda
dari sebelumnya. Proses yang umum dilakukan seperti menghilangkan noda,
mencerahkan/menghaluskan warna kulit, warna gigi, melepaskan kawat. Retouching
juga bisa untuk menghilangkan seseorang atau suatu objek yang tidak diinginkan
berdasarkan permintaan klien.
Biasanya untuk pekerjaan ini, fotografer akan memberikan
tambahan biaya. Prosesnya membutuhkan waktu yang lebih lama, hingga beberapa
jam. Hal inilah yang membuat orang-orang enggan untuk mempelajari teknik photo
retouching dan lebih memilih untuk menggunakan jasa freelancer atau studio foto
agar lebih efisien dan efektif.
Tentang Penulis
IRDHA YUNIANTO,S.Ds, M.Kom
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.