Kenali Jenis Susunan Panel Komik Berikut Ini!
Sebelum mulai membuat komik, ada baiknya kamu pelajari jenis-jenis susunan panel komik terlebih dahulu, GenK. Ternyata ada banyak loh. Ayo kita baca selengkapnya di sini!
Nggak cuma dari alur cerita, susunan panel juga jadi satu faktor kenapa kamu betah membaca komik selama berjam-jam atau bahkan sampai berhari-hari lamanya.
Sebuah panel komik akan dikatakan baik kalau susunan panelnya mampu menggiring pembaca untuk mengerti ke mana arah panel yang berikutnya. Supaya lebih jelas lagi, ayo kita simak penjelasannya! Kami mulai dari pengertian panel yah, GenK!
Nggak cuma dari alur cerita, susunan panel juga jadi satu faktor kenapa kamu betah membaca komik selama berjam-jam atau bahkan sampai berhari-hari lamanya.
Sebuah panel komik akan dikatakan baik kalau susunan panelnya mampu menggiring pembaca untuk mengerti ke mana arah panel yang berikutnya. Supaya lebih jelas lagi, ayo kita simak penjelasannya! Kami mulai dari pengertian panel yah, GenK!
Apa Itu Panel Komik?

Ilustrasi panel komik (Sumber: unsplash.com)
Ada gambar yang di kanan dan ada juga gambar yang di kiri. Kok bisa beda-beda yah?
Jadi, posisi gambar ini ditentukan oleh panel dan layout, GenK.
Panel komik adalah sebuah frame tunggal yang berisi gambar suatu adegan cerita.
Cukup satu kotak saja, karena kalau terdiri dari kumpulan panel akan disebut dengan multiple-panel sequence. Panel yang seperti ini biasa digunakan pada komik strip dan komik buku. Ketika multiple-panel disusun, kamu membutuhkan jarak antara panel satu dengan panel yang lainnya. Semua kotak panel ini dipisahkan dengan blank space berwarna putih yang bernama gutter.

Ilustrasi panel komik (Sumber: unsplash.com)
Ada gambar yang di kanan dan ada juga gambar yang di kiri. Kok bisa beda-beda yah?
Jadi, posisi gambar ini ditentukan oleh panel dan layout, GenK.
Panel komik adalah sebuah frame tunggal yang berisi gambar suatu adegan cerita.
Cukup satu kotak saja, karena kalau terdiri dari kumpulan panel akan disebut dengan multiple-panel sequence. Panel yang seperti ini biasa digunakan pada komik strip dan komik buku. Ketika multiple-panel disusun, kamu membutuhkan jarak antara panel satu dengan panel yang lainnya. Semua kotak panel ini dipisahkan dengan blank space berwarna putih yang bernama gutter.
Panel dan Layout Komik
Beberapa dari kamu mungkin ada yang masih kebingungan dengan perbedaan panel dan layout komik. Di bagian atas, kami sudah menjelaskan pengertian panel, nah, kalau pengertian layout adalah bagian dari desain grafis yang berguna untuk menata elemen visual pada suatu halaman.
Umumnya untuk menyusun layout komik, kamu akan menggunakan prinsip dasar desain grafis dan komposisi tertentu untuk menghasilkan susunan alur yang mudah dibaca oleh pengguna.

Ilustrasi panel dan layout komik (Sumber: thevisuallinguist.com)
Makanya penggunaan layout yang baik sangat diperlukan pada pembuatan komik, GenK. Multiple-panel yang sudah kamu buat, kemudian disusun menjadi layout yang proporsional.
Susunan panel akan berhubungan erat dengan prinsip desain grafis seperti balance, kontras, ritme, dan sebagainya. Teori ini bisa kamu pelajari lebih mendalam lewat artikel dasar desain grafis yang sudah pernah kami tulis sebelumnya.
Beberapa dari kamu mungkin ada yang masih kebingungan dengan perbedaan panel dan layout komik. Di bagian atas, kami sudah menjelaskan pengertian panel, nah, kalau pengertian layout adalah bagian dari desain grafis yang berguna untuk menata elemen visual pada suatu halaman.
Umumnya untuk menyusun layout komik, kamu akan menggunakan prinsip dasar desain grafis dan komposisi tertentu untuk menghasilkan susunan alur yang mudah dibaca oleh pengguna.

Ilustrasi panel dan layout komik (Sumber: thevisuallinguist.com)
Makanya penggunaan layout yang baik sangat diperlukan pada pembuatan komik, GenK. Multiple-panel yang sudah kamu buat, kemudian disusun menjadi layout yang proporsional.
Susunan panel akan berhubungan erat dengan prinsip desain grafis seperti balance, kontras, ritme, dan sebagainya. Teori ini bisa kamu pelajari lebih mendalam lewat artikel dasar desain grafis yang sudah pernah kami tulis sebelumnya.
Alur Baca Panel Pada Setiap Jenis Komik
Sebelumnya kami sudah pernah membahas tentang jenis-jenis komik, sekarang kami akan membahas tentang aturan panel pada setiap jenis komik tersebut. Eits, tapi dengan catatan aturan ini sifatnya nggak mengikat yah, GenK. Yuk, langsung baca satu per satu!
- Komik – merupakan posisi panel yang umum digunakan pada komik dengan menggunakan alur baca dari kiri ke kanan.
- Manga – merupakan komik Jepang, GenK. Alur baca yang digunakan pada komik ini adalah dari kanan ke kiri.
- Webcomic – merupakan komik yang dipublikasikan di internet. Biasanya panel disusun secara vertikal untuk memberi kemudahan kepada pembaca yang tentunya membaca lewat gadget. Tinggal scroll saja deh.
- Strip – umumnya memiliki 1-4 panel, tapi sebenarnya kamu juga bisa menggunakan lebih dari itu, 9 panel misalnya. Kemudian panel tersebut disusun secara vertikal maupun horizontal.
- Yonkoma – disebut juga dengan 4-koma yang masih sejenis dengan komik strip. Untuk koma, umumnya panel komik koma disusun secara vertikal, sedangkan strip disusun secara horizontal. Selain itu, komik koma panelnya juga dapat disusun dengan gaya 2×2 yang dikenal dengan sebutan komik 4 panel.
Sebelumnya kami sudah pernah membahas tentang jenis-jenis komik, sekarang kami akan membahas tentang aturan panel pada setiap jenis komik tersebut. Eits, tapi dengan catatan aturan ini sifatnya nggak mengikat yah, GenK. Yuk, langsung baca satu per satu!
- Komik – merupakan posisi panel yang umum digunakan pada komik dengan menggunakan alur baca dari kiri ke kanan.
- Manga – merupakan komik Jepang, GenK. Alur baca yang digunakan pada komik ini adalah dari kanan ke kiri.
- Webcomic – merupakan komik yang dipublikasikan di internet. Biasanya panel disusun secara vertikal untuk memberi kemudahan kepada pembaca yang tentunya membaca lewat gadget. Tinggal scroll saja deh.
- Strip – umumnya memiliki 1-4 panel, tapi sebenarnya kamu juga bisa menggunakan lebih dari itu, 9 panel misalnya. Kemudian panel tersebut disusun secara vertikal maupun horizontal.
- Yonkoma – disebut juga dengan 4-koma yang masih sejenis dengan komik strip. Untuk koma, umumnya panel komik koma disusun secara vertikal, sedangkan strip disusun secara horizontal. Selain itu, komik koma panelnya juga dapat disusun dengan gaya 2×2 yang dikenal dengan sebutan komik 4 panel.
Jenis-Jenis Susunan Panel Komik
Nah, sebelum benar-benar bikin komik, kamu harus tahu dulu nih jenis-jenis panel komik berdasarkan susunannya. Setiap pemilihan susunan panel akan mempengaruhi dimensi dan margin yang bakal kamu gunakan nantinya, GenK. Mari kami mulai dari jenis yang pertama.
Nah, sebelum benar-benar bikin komik, kamu harus tahu dulu nih jenis-jenis panel komik berdasarkan susunannya. Setiap pemilihan susunan panel akan mempengaruhi dimensi dan margin yang bakal kamu gunakan nantinya, GenK. Mari kami mulai dari jenis yang pertama.
1. Panel Baris

Ilustrasi panel baris di dalam komik (Sumber: comixology.com)
Panel dibaca secara horizontal dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Untuk format regular ada yang 2×2, 2×3, 3×2, 3×3, 4×2, dan masih banyak lagi. Namun, susunan yang umum digunakan pada panel berdasarkan baris adalah 3×3, 3×2, dan 4×2.
Kalau panel baris irregular susunannya vertikal tetapi nggak sejajar, membuat jumlah dan ukuran tiap panelnya berbeda-beda, GenK. Bentuknya yang nggak beraturan membuat jenis panel ini hanya dihitung berdasarkan barisnya saja, misalnya seperti 2-baris, 3-baris, dan 4-baris.

Ilustrasi panel baris di dalam komik (Sumber: comixology.com)
Panel dibaca secara horizontal dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Untuk format regular ada yang 2×2, 2×3, 3×2, 3×3, 4×2, dan masih banyak lagi. Namun, susunan yang umum digunakan pada panel berdasarkan baris adalah 3×3, 3×2, dan 4×2.
Kalau panel baris irregular susunannya vertikal tetapi nggak sejajar, membuat jumlah dan ukuran tiap panelnya berbeda-beda, GenK. Bentuknya yang nggak beraturan membuat jenis panel ini hanya dihitung berdasarkan barisnya saja, misalnya seperti 2-baris, 3-baris, dan 4-baris.
2. Panel Kolom

Ilustrasi panel kolom (Sumber: makingcomics.spiltink)
Berikutnya adalah panel kolom yang dibaca secara vertikal dari atas ke bawah. Sama seperti panel baris, panel kolom dibagi menjadi regular dan irregular, GenK. Untuk format regular, kamu bisa menggunakan susunan 1×2, 1×3, 1×4, 2×2, 2×4, 3×2, 2×4, dan sebagainya.
Kalau untuk format irregular, ada yang bentuknya 2-kolom, 3-kolom, dan 4-kolom. Posisinya yang nggak sejajar membuat jumlah dan ukuran panel berbeda satu sama lain.

Ilustrasi panel kolom (Sumber: makingcomics.spiltink)
Berikutnya adalah panel kolom yang dibaca secara vertikal dari atas ke bawah. Sama seperti panel baris, panel kolom dibagi menjadi regular dan irregular, GenK. Untuk format regular, kamu bisa menggunakan susunan 1×2, 1×3, 1×4, 2×2, 2×4, 3×2, 2×4, dan sebagainya.
Kalau untuk format irregular, ada yang bentuknya 2-kolom, 3-kolom, dan 4-kolom. Posisinya yang nggak sejajar membuat jumlah dan ukuran panel berbeda satu sama lain.
3. Kombinasi

Ilustrasi panel kombinasi Sumber: makingcomics.spiltink.org)
Panel komik kombinasi merupakan gabungan antara panel baris dan kolom pada satu halaman. Ciri khas panel ini adalah susunannya yang nggak beraturan, begitupun soal ukurannya. Ada yang ukurannya lebih panjang, ada juga yang lebih pendek dari panel lainnya.

Ilustrasi panel kombinasi Sumber: makingcomics.spiltink.org)
Panel komik kombinasi merupakan gabungan antara panel baris dan kolom pada satu halaman. Ciri khas panel ini adalah susunannya yang nggak beraturan, begitupun soal ukurannya. Ada yang ukurannya lebih panjang, ada juga yang lebih pendek dari panel lainnya.
4. Layout Diagonal

Ilustrasi panel komik dengan layout diagonal (Sumber: thegeeklygrind.com)
Nah, kalau panel yang ini nggak mengikuti aturan vertikal atau horizontal maupun aturan panel kolom atau baris. Gunakanlah susunan layout diagonal untuk menciptakan kesan yang lebih mendalam dan konfliknya benar-benar terasa.

Ilustrasi panel komik dengan layout diagonal (Sumber: thegeeklygrind.com)
Nah, kalau panel yang ini nggak mengikuti aturan vertikal atau horizontal maupun aturan panel kolom atau baris. Gunakanlah susunan layout diagonal untuk menciptakan kesan yang lebih mendalam dan konfliknya benar-benar terasa.
5. Caption Panel

Ilustrasi caption panel (Sumber: medium.com)
Berikutnya adalah caption panel. Sesuai namanya, jenis susunan panel yang satu ini hanya berisi gambar dan kata-kata saja, GenK. Jadi, ukuran panelnya juga cenderung lebih kecil daripada jenis panel lainnya. Kata-kata dalam panel diletakkan di dalam sebuah balon kata yang berukuran berbeda, sesuai dengan jumlah kata yang diucapakan oleh karakternya. Kalau kamu belum tahu apa itu balon kata, baca dulu artikel kami mengenai jenis balon kata dan fungsinya.

Ilustrasi caption panel (Sumber: medium.com)
Berikutnya adalah caption panel. Sesuai namanya, jenis susunan panel yang satu ini hanya berisi gambar dan kata-kata saja, GenK. Jadi, ukuran panelnya juga cenderung lebih kecil daripada jenis panel lainnya. Kata-kata dalam panel diletakkan di dalam sebuah balon kata yang berukuran berbeda, sesuai dengan jumlah kata yang diucapakan oleh karakternya. Kalau kamu belum tahu apa itu balon kata, baca dulu artikel kami mengenai jenis balon kata dan fungsinya.
6. Inset

Ilustrasi panel inset (Sumber: lynda.com)
Kalau inset merupakan jenis susunan panel, di mana bagian luarnya dikelilingi dengan gambar-gambar lain meski tanpa teks sekalipun. Gambar yang mengelilinginya juga masih memiliki korelasi dengan adegan di dalam frame panel.

Ilustrasi panel inset (Sumber: lynda.com)
Kalau inset merupakan jenis susunan panel, di mana bagian luarnya dikelilingi dengan gambar-gambar lain meski tanpa teks sekalipun. Gambar yang mengelilinginya juga masih memiliki korelasi dengan adegan di dalam frame panel.
7. Overlapping Panels

Ilustrasi overlapping panel (Sumber: pinterest.com)
Panel yang satu ini sengaja diletakkan di atas panel lainnya sehingga memberikan kesan menumpuk. Ketika panel 1 ditumpuk dengan panel lainnya, kamu nggak perlu menggunakan gutter untuk memisahkan keduanya.

Ilustrasi overlapping panel (Sumber: pinterest.com)
Panel yang satu ini sengaja diletakkan di atas panel lainnya sehingga memberikan kesan menumpuk. Ketika panel 1 ditumpuk dengan panel lainnya, kamu nggak perlu menggunakan gutter untuk memisahkan keduanya.
8. Broken Frames

Ilustrasi panel broken frames (Sumber: popoptiq.com)
Pernah melihat gambar komik yang keluar dari frame? Ini dinamakan dengan broken frames, yaitu elemen gambar yang ada di satu panel kemudian sengaja digambar keluar melampaui bingkai. Bahkan sebagian gambar masuk ke panel lainnya. Sama seperti overlapping panel, broken frames nggak perlu menggunakan gutter nih.
Kalau sudah tahu jenis-jenis susunan panel komik, sekarang mau bikin komik pun jadi jauh lebih mudah. Supaya proses pengerjaannya gak ribet, kami merekomendasikan untuk menggunakan storyboard. Kalau soal cara membuat storyboard sudah pernah kami bahas di artikel sebelumnya loh. Hayo.. sudah baca artikelnya belum? Yuk, mulai bikin!

Ilustrasi panel broken frames (Sumber: popoptiq.com)
Pernah melihat gambar komik yang keluar dari frame? Ini dinamakan dengan broken frames, yaitu elemen gambar yang ada di satu panel kemudian sengaja digambar keluar melampaui bingkai. Bahkan sebagian gambar masuk ke panel lainnya. Sama seperti overlapping panel, broken frames nggak perlu menggunakan gutter nih.
Kalau sudah tahu jenis-jenis susunan panel komik, sekarang mau bikin komik pun jadi jauh lebih mudah. Supaya proses pengerjaannya gak ribet, kami merekomendasikan untuk menggunakan storyboard. Kalau soal cara membuat storyboard sudah pernah kami bahas di artikel sebelumnya loh. Hayo.. sudah baca artikelnya belum? Yuk, mulai bikin!
Tentang Penulis
AYYUB HAMDANU BUDI NURMANA.M.S, S.Sn, M.Ds
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.