Mencari-a-mencari, tampaknya, adalah cara lain untuk mengatakan menyenangkan-menarik, adalah ekspresi yang menarik. Untuk mencari, inisiator dan pengelola Seek-a-seek Hermawan Tanzil menjelaskan, dalam bahasa Inggris berarti search.
“Jadi dalam sebuah acara yang memang lebih bersifat uluran tangan, kami juga ingin mencari karya terbaik dari para pelaku desain grafis,” ujarnya dalam jumpa pers di Kemang, selatan Jakarta.
Dalam pementasan kedua, Seek-a-seek pertama diadakan pada tahun 2016, Kurator dan kolaborator Seek-a-seek Ismiaji Cahyono mengatakan selain memamerkan karya-karya terbaik, telah menjadi objek yang dipilih secara internal, pameran ini juga mencakup program dari rencana.
“Ada 46 peserta pameran, 20 talk show yang melibatkan 43 desainer grafis, juga SMart Dialog, pasar seni, empat tur desain dan banyak lagi,” kata Ismiaji.
Ia menambahkan bahwa Seek-a-seek tahun ini bukan murni kegiatan bersama, di mana para peserta dapat mengekspresikan diri dalam kotak-kotak papan yang telah ditentukan. Kerangka kerja tersebut mencakup disrupsi, revolusi industri 4.0, dan era digital.
Kon / jun / gsi artinya konektor sengaja ditunjuk sebagai subjek pameran ini. Patut disebutkan, dalam perkembangan dunia desain grafis yang cukup pesat, para penulis bahkan dianggap tidak saling mengenal dan tidak memiliki kerjasama yang baik.
Oleh karena itu, Seek-a-seek dipahami sebagai cara untuk mengumpulkan dan menghormati karya, dan untuk mencari definisi desain grafis Indonesia saat ini, ketika model terus berubah.
Kontributor dan kurator Seek-a-Seek Rege Indrastudianto mengatakan, sebelum diseleksi, peserta pameran terlebih dahulu mempresentasikan kepada kurator internal. “Setelah dipilih, baru ada komunikasi antara kurator dan desainer grafis,” kata Rege.
Peserta pameran yang dipilih berasal dari semua generasi, semua genre, bidang, gaya, dan bidang kegiatan. Mereka adalah Artnivora, Nusae, SOS J, JED Creative, Maika Collective, Gema Semesta, Biko Group, Antikode, Malt, Cempaka Surakusumah, Eko Bintang, Makki Makki dan Leboye.
Selain itu, Videostarr, Hilarius Jason, Another Design Co., The 1984, Studiorama, 7per8, Table Six, Feat Studio, Miebi Sikoki, Marshella Jastine, Bobobobo, Footurama, Studio 1212, SWG, Satu Collective, Tokotype, Bitgroup Asia, Penser Kamar dan Studio Selamat.
Kemudian Mata Studio, artinya Kreatif, Karyarupa, Visioner, SUN Visual, Whir Graphicemotion, each other company, Wanara, Yasser Rizky, Sandy Karman, Rubicube Creative, DM ID/WIR Group dan Butawarna.
Berbagai acara yang dihadirkan akan diisi, selain peserta pameran, juga nara sumber profesional dari berbagai disiplin ilmu mulai dari musik, film, arsitektur, observasi budaya, pendidikan, pemerhati lingkungan, asosiasi seni komunitas, asosiasi profesi, asosiasi pendidikan dan serikat pekerja .
Sumber : Asnida Riani
Info PMB : https://pmb.stekom.ac.id
Kerjasama/Penerimaan Mahasiswa Baru,
WA 24 jam : 081-777-5758 (081 jujuju maju mapan)
IG : @universitassetekom
TikTok : @universitasstekom
FP : https://www.facebook.com/stekom.ac.id/
TWITTER : https://twitter.com/unistekom