Penerapan Desain Antarmuka Pengguna Grafis
FITRO NUR HAKIM S.Sn, M.Sn
31 Oktober 2023
Desain antarmuka
pengguna grafis (GUI) adalah desain untuk komputer, peralatan, mesin, perangkat
komunikasi mobile, aplikasi perangkat lunak, dan situs web yang berfokus pada
pengalaman pengguna (user experience) dan interaksi. Tujuan dari desain GUI
adalah untuk membuat interaksi pengguna sesederhana dan seefisien mungkin,
dalam hal mencapai tujuan pengguna atau apa yang sering disebut dengan
user-centered design.
Desain GUI yang
baik dapat memberikan penyelesaian pekerjaan dengan menggunakan tangan tanpa
menarik perhatian yang tidak perlu terhadap dirinya sendiri. Desain grafis
dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegunaan (usability). Proses desain haruslah
seimbang antara fungsi teknis dan elemen visual (misalnya, model mental) untuk
menciptakan sebuah sistem yang tidak hanya bisa beroperasi tetapi juga dapat
digunakan dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Untuk menghasilkan
desain GUI yang baik, maka para desainer grafis haruslah memahami
prinsip-prinsip desain grafis yang ada. Prinsip-prinsip desain grafis memberi
desainer beberapa pedoman tentang bagaimana merancang komposisi yang menarik
secara visual yang menciptakan pengalaman pengguna yang luar biasa. Dengan
menerapkan prinsip-prinsip desain grafis seperti hierarki, keseimbangan,
kesatuan, dan variasi, kita dapat membuat produk digital dan desain grafis yang
disukai orang.
Berikut adalah
beberapa prinsip desain grafis yang penting untuk diterapkan dalam desain GUI:
Hierarki
Hierarki visual
adalah bagian penting dari desain GUI yang baik. Jika semua objek yang ada di
layar memiliki kepentingan yang sama, maka tidak ada yang menonjol. Kita perlu
menggunakan bahasa visual untuk memberi tahu orang apa yang menjadi pusat
perhatian pertama, kedua, ketiga, dll. Dalam membuat hierarki visual kita dapat
melalui skala (ukuran relatif dari suatu elemen) dan warna.
Hierarki tipografi
dapat dibuat dengan menggunakan tipografi, ukuran, dan bobot font yang berbeda.
Pada intinya adalah untuk memastikan elemen terpenting menonjol pada layar
dibandingkan dengan elemen lainnya.
Keseimbangan
Keseimbangan dalam
komposisi dapat tercapai dengan beberapa cara berbeda. Keseimbangan simetris
adalah yang paling mudah. Hal ini tercapai ketika elemen di kedua sisi sumbu
vertikal pada dasarnya sama. Misalnya, dua blok teks di kedua sisi layar akan
menciptakan keseimbangan simetris, meskipun konten blok tersebut tidak identik.
Keseimbangan
asimetris tercapai ketika elemen di kedua sisi sumbu pusat tidak sama.
Misalnya, ketika memiliki gambar besar di satu sisi yang diimbangi dengan teks
yang menonjol di sisi lain. Hal ini juga dapat tercapai ketika sumbu vertikal
yang membagi dua elemen tidak ditempatkan langsung di tengah layar. Dalam hal
ini, elemen yang lebih sempit harus memiliki bobot visual yang “lebih berat”
daripada elemen yang lebih lebar untuk mendapatkan tampilan yang seimbang.
Apapun jenis teknik
keseimbangan yang digunakan, hasilnya akan terasa sesuai. Hal ini seharusnya membuat
orang yang melihatnya terasa selaras dan justru tidak membuat merasa tidak
nyaman.
Kesatuan
Kesatuan adalah
salah satu prinsip dasar desain grafis yang sangat penting. Apabila tidak
adanya kesatuan dalam sebuah karya desain akan terlihat kacau dan tidak sedap
dipandangnya. Prinsip dari kesatuan dalam komposisi adalah semua bagian bentuk
harus saling memiliki keterkaitan. Keterkaitan bisa diciptakan dari sebuah
bentuk lainnya yang saling menghubungkan seluruh bentuk tersebut atau disebut
dengan prinsip hubungan.
Kesatuan membantu
membuat elemen-elemen pada sebuah objek saling berdekatan, sehingga mereka akan
terlihat bersatu/milik bersama.
Variasi
Variasi adalah
prinsip desain grafis yang bertujuan untuk menciptakan keanekaragaman dalam
sebuah komposisi. Variasi dapat memberikan kesan dinamis, menarik, dan kreatif
pada desain GUI. Variasi dapat dicapai dengan menggunakan elemen-elemen yang
berbeda dalam hal bentuk, warna, ukuran, tekstur, dan lain-lain.
Variasi haruslah
seimbang dengan kesatuan, agar tidak terjadi kekacauan atau kebosanan dalam
desain GUI. Variasi haruslah sesuai dengan tujuan dan konteks desain GUI.
Penutup
Demikianlah artikel
tentang desain antarmuka pengguna grafis yang sesuai dengan prinsip desain.
Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi Anda yang ingin
belajar atau mengembangkan desain GUI yang baik dan menarik. Terima kasih telah
membaca artikel ini!
Sumber Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/DesainAntarmukaPengguna
https://binus.ac.id/knowledge/2021/12/11-prinsip-desain-dan-cara-penggunaannya/
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5838921/7-prinsip-dasar-desain-grafis-lengkap-dengan-unsur-unsurnya.
https://binus.ac.id/knowledge/2021/12/11-prinsip-desain-dan-cara-penggunaannya/.
https://vocasia.id/blog/prinsip-desain/.
https://www.kompas.com/skola/read/2023/05/04/170000469/desain--pengertian-dan-prinsip-prinsipnya.
https://desain-grafis-s1.stekom.ac.id/index.php/informasi/baca/Kunci-Desain-Antarmuka-yang-Baik/d0d9d29f2e4b1f5cbcd2018298f74bd3121ba49a.
https://www.desainku.info/2019/03/penjelasan-desain-antar-muka-user.html.
https://id.wikipedia.org/wiki/DesainAntarmukaPengguna.
https://www.hestanto.web.id/screendesign-desain-layar/.
https://www.techfor.id/ingin-jago-desain-simak-pengertian-desain-user-interface-ui/.
https://desain-grafis-s1.stekom.ac.id/informasi/baca/Antarmuka-pengguna-Apa-itu-dan-bagaimana-mendesain-UI/e8d1e34af0cc1fc77bd9e9ecdbf6bcdfa611c0b1.
Tentang Penulis
FITRO NUR HAKIM S.Sn, M.Sn
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.