Logo produk pada kemasan
sangatlah penting dan harus dipikirkan secara mendalam sebelum membuka usaha
atau bisnis baru. Jasa desain logo pada pembuatan kemasan memang bukan perkara
yang mudah tetapi bukan juga tergantung bakat. Hal ini adalah salah satu dari
banyak faktor penting yang dapat mempengaruhi keberhasilan produk dalam kemasan
seperti perubahan teknologi dan persaingan pasar yang kian ketat.
Ketatnya persaingan ini semakin
memaksa kita untuk melakukan inovasi dan kreatifitas dalam segala bidang dalam
melancarkan strategi bisnis dan marketing yang handal untuk memenangkan
pertempuran merebut pangsa pasar ataupun mempertahankan pangsa pasar yang sudah
dengan susah payah dikuasai.
Mengamati pasar, mengenali
kompetitor hingga menilai potensi pasar adalah hal wajib dan penting untuk
dilakukan sebelum memilih strategi mana yang akan dipakai. Ada banyak cara
dalam memilih dan menerapkan strategi yang dianggap terbaik. Strategi yang tersediapun
sudah sangat banyak seperti blue ocean strategy, red ocean straegy, new waves
marketing, gen-y marketing dan lain lain. Dikarenakan masing-masing pakar
marketing dan bisnis memiliki pandangan tersendiri maka sangatlah sulit bagi
kita orang awan untuk memilah-milah mana yang paling tepat.
Tetapi dari semua hal yang telah
disebut diatas yang paling penting dan paling sering dilupakan banyak
perusahaan adalah pentingnya logo pada kemasan produk dan tidak sedikit pula
perusahaan yang tidak memiliki logo untuk produk mereka.
Seberapa jitu dan hebatnya
strategi bisnis dan marketing sebuah perusahaan apabila melupakan logo pada
kemasan produk atau logo produk akan sangat sulit untuk berhasil karena logo
merupakan pintu gerbang kedalam pikiran konsumen seperti yang telah ditulis
oleh pakar marketing terkemuka Philips Kotler.
Fungsi Logo Bagi Perusahaan
adalah sebagai simbol pengingat produk bagi konsumen. Jadi penggunaan sebuah
logo pada produk atau kemasan produk akan membantu konsumen mengingat produk
kita lebih mudah.
Pada dunia otomotif atau
elektronik misalnya konsumen akan kesulitan membedakan sebuah mobil yang satu
dengan yang lain apabila pada produk tersebut tidak diberikan logo sebagai
pembeda. Sebuah telepon genggam Blackberry akan sangat sulit dibedakan dengan
Samsung Galaxy apabila tidak diberikan logo Blackberry yang terkenal itu.
Bahkan pada bidang industri
sparepart, Honda selalu mencantumkan logonya secara besar dengan menggunakan
hologram pada kemasan produk sebagai tanda keaslian dan jaminan kualitas produk
tersebut.
Pemakaian logo pada produk atau
kemasan produk dapat meningkatkan gengsi pemakai atau konsumennya. Hal ini
terlihat jelas pada bidang fashion seperi beberapa merek desainer terkemuka
Louis Vuitton yang memakai logo LV pada setiap produk dan kemasan produk serta
mampu menaikan gengsi dari para pemakainya. Semuanya ini dikarenakan oleh
kebiasaan manusia yang lebih mudah untuk mengingat sebuah gambar atau simbol
dalam mengenali sesuatu yang baru.
Karenanya tidak jarang para
konsumen membeli sebuah produk berdasarkan bentuk, simbol atau gambar yang
mereka ingat tertera dalam kemasan produk walaupun sebenarnya mereka lupa akan
nama produk tersebut.
Banyak dari pelaku industri skala
kecil menengah (UKM) berkilah dengan menyatakan bahwa perusahaan mereka masih
kecil atau pemain baru dan karenanya memiliki alasan untuk tidak mencantumkan
logo pada kemasan produk atau pada produk mereka seperti Blackberry, Nokia,
Louis Vuitton, Honda dan sebagainya.
Perlu diketahui bahwa kesemua
perusahaan besar tersebut memulai perusahaannya berpuluh-puluh tahun yang lalu
dari kecil dan telah menyadari pentingnya logo serta melakukan secara konsisten
program marketing dan branding dengan mencantumkan logo mereka pada kemasan
produk.
Bagi para perusahaan yang telah
menyadari pentingnya logo dalam kemasan produk untuk tujuan memudahkan
pemasaran maka perusahaan tersebut menjadi logo mereka sebagai salah satu media
promosi untuk mengenalkan brand perusahaan kepada konsumen dan calon konsumen.