Pemetaan pada dasarnya adalah prinsip paling penting yang harus diingat saat membuat animasi dan merencanakan sebuah adegan.
Selalu lakukan aksi agar penonton memahaminya. Jika Anda mementaskan karakter atau kepribadian, pastikan itu dapat diketahui. Pemetaan yang baik juga membantu dalam membaca ekspresi karakter dengan jelas dan secara keseluruhan membantu mendorong suasana adegan, sehingga menarik penonton.
Di bawah ini adalah poin yang harus diingat.
1. Pose atau tindakan harus secara jelas menyampaikan kepada penonton tentang sikap, suasana hati, reaksi atau ide karakter yang berkaitan dengan cerita dan kesinambungan Alur Cerita. Siluet yang lebih baik dan pose yang kuat lebih baik dibaca.



2. Penggunaan shot panjang, medium, atau close up yang efektif, serta sudut kamera juga membantu dalam penyampaian cerita. Karena dalam sebuah film terdapat batasan waktu, maka setiap sequence, scene dan frame film harus berhubungan ke cerita keseluruhan.

3. Jangan membingungkan penonton dengan terlalu banyak aksi sekaligus. Gunakan satu tindakan dengan jelas dan sampaikan idenya, kecuali jika Anda menganimasikan adegan yang menggambarkan kekacauan dan kebingungan. Kendalikan apa yang dilihat audiens terlebih dahulu.
Seperti pada contoh di bawah ini (lihat video untuk detailnya)
Pertama Anda melihat karakter utama menonton TV, kedua tikus muncul lalu karakter bereaksi dan kemudian Kucing keluar.

4. Pementasan mengarahkan perhatian penonton pada cerita atau ide yang diceritakan. Kehati-hatian juga harus dilakukan dalam desain latar belakang sehingga tidak menutupi animasi atau bersaing dengannya karena detail berlebih di balik animasi. Latar belakang dan animasi harus bekerja sama sebagai unit gambar dalam sebuah adegan.

5. Saat menganimasikan sebuah adegan, merencanakan dengan thumbnail kasar selalu membantu. Membuat gambar Thumbnail untuk adegan Anda terlebih dahulu bertindak sebagai cetak biru dan memperjelas gagasan yang disampaikan. Juga membantu dalam menyusun storyboard untuk perencanaan lebih lanjut. Ini adalah cara yang baik untuk menyelesaikan pengaturan waktu dan komposisi awal untuk adegan.