Melansir Huffington Post, berikut
adalah beberapa kriteria tata ruang kantor yang ideal dan efektif yang harus
diperhatikan agar memiliki dampak positif dan dapat meningkatkan produktivitas
kerja.
1.
Jendela
Bangunan tanpa jendela adalah
ketidakmungkinan. Sebuah ruangan tanpa jendela akan terasa sangat pengap dan
tidak nyaman.
Keberadaan jendela ini erat
hubungannya dengan pencahayaan dan sirkulasi udara. Sebuah ruangan dengan
bukaan jendela yang banyak tentu lebih menyehatkan jika dibanding dengan yang
sedikit memilikinya.
Pun begitu dengan ruang kerja atau ruang kantor. Ketiadaan jendela menyebabkan seseorang yang berada di dalamnya hanya terpapar cahaya lampu artifisial saja. Ini jelas berdampak buruk bagi kesehatan. Tubuh manusia harus mendapatkan paparan cahaya matahari yang cukup di siang hari.
Dampak buruk dari kurangnya
paparan cahaya alami adalah apa yang disebut dengan Seasonal affective disorder
(SAD). Ini adalah jenis depresi terkait perubahan musim. Dan jika menginginkan
pekerja atau karyawan terhindar dari gangguan depresi tadi, menyediakan banyak
bukaan jendela adalah solusi terbaik. Officespacesoftware.com dalam How Office
Design and Layout Can Impact Mental Health, menegaskan hal tersebut.
Keberadaan jendela juga sangat
baik untuk merangsang atau menstimulan otak. Selain itu keberadaan banyak
jendela juga mampu menjadikan ruangan terasa lebih luas.
1.
Warna
Angela Wright, seorang psikolog warna dan penulis buku The Beginner’s Guide to Colour Psychology mengungkapkan bahwa warna dapat memberikan efek mental kepada para pekerja kantoran. Oleh sebab itu, Wright menyarankan untuk menggunakan perabotan berwarna biru karena warna biru bisa berperan sebagai stimulan kecerdasan.
Selain biru, Angela juga
merekomendasikan warna lain, yaitu kuning. Kuning adalah warna terang yang
menginspirasi kreativitas. Atau juga warna merah yang dapat memengaruhi kondisi
fisik, dan atau hijau yang bisa menciptakan unsur ketenangan.
1.
Sentuhan
Personal di Meja Kerja
Salah seorang mahasiswa psikologi
dari University of Exeter melakukan penelitian dan memelajari sebuah perusahaan
lokal di mana dia membagi para pekerja menjadi empat kelompok. Satu kelompok
tidak diizinkan untuk mempersonalisasi ruang kerja sama sekali, sementara yang
lain diizinkan untuk menghias dinding tanpa konfigurasi ulang furnitur. Satu
kelompok lain diperbolehkan untuk mengonfigurasi ulang sesuai kesukaan mereka,
dan kelompok terakhir diberikan kebebasan untuk menghias ruang kerja, tetapi
akhirnya dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan aturan.
Mengherankan. Kelompok yang mampu mengonfigurasi ulang ruang kerja mereka menunjukkan hasil yang paling positif. Mereka dilaporkan mengalami peningkatan konsentrasi, suasana, organisasi, dan produktivitas.
1.
Peredam
Kebisingan
Jika ruang kantor terletak di sebuah kota metropolitan yang besar, di mana isu kebisingan menjadi problem utama, hal ini bisa berdampak buruk pada produktivitas. Jika gedung kantor tidak kedap suara dari luar, akibatnya bisa sangat fatal. Konsentrasi dan fokus pekerja bisa terganggu dengan kebisingan-kebisingan tersebut.
Sebaiknya, rancanglah ruang kantor
atau bangunan kantor dengan menggunakan peredam suara. Isu kebisingan adalah
salah satu hal yang tidak dapat ditoleransi jika menginginkan tingkat
produktivitas yang baik.
Survei yang dilakukan oleh Texas
State University pada tahun 2008 kepada 450 pekerja kantoran di mana ruangan
mereka banyak menggunakan tanaman hijau, mengatakan bahwa sebagian besar dari
responden mengungkapkan jika tanaman dapat menyegarkan suasana dan membuat mood
menjadi lebih baik.
Survey tersebut melahirkan fakta
tidak terbantahkan bagaimana desain kantor yang dirancang dengan pendekatan
natural dapat memberi efek positif.
Tanaman memang seperti memiliki
kekuatan magis. Ia menjadi salah satu elemen dekoratif ruang yang sangat baik.
Ruangan kantor sangat disarankan untuk memiliki banyak tanaman hijau jika
menginginkan perubahan dan peningkatan produktivitas pekerjanya