Memiliki hunian cantik tentu
menjadi impian setiap orang. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengaplikasikan
desain shabby chic. Desain hunian yang satu ini memang tengah digandrungi oleh
masyarakat Indonesia.
Shabby chic identik dengan
penggunaan warna-warna pastel yang lembut, serta berbagai ornamen bergaya
vintage.
Konsep ini sangat digemari oleh
generasi milenial, terutama yang menyukai rupa hunian unik dan memesona.
Nah jika tertarik menerapkan
desain rumah berkonsep shabby chic, ketahui lebih jauh tentang desain satu ini
Apa Itu Desain Rumah
Shabby Chic?
habby chic adalah desain interior
bergaya vintage yang antik dan juga sangat elegan. Secara harfiah, shabby chic
terdiri dari kata shabby dan chic, yang berarti “lusuh” dan “bergaya.” Mendefinisikan gaya desain rumah shabby chic
cukup sederhana. Seluruh dekorasi
biasanya tampak “usang,” termasuk pada perabot maupun aksesori yang
digunakan. Gaya ini juga sering
didefinisikan sebagai “eklektik” karena memadukan warna-warna pastel, furnitur
antik, serta ornamen bernuansa feminin lainnya. Selain itu, gaya shabby chic
dikenal juga sebagai “vintage chic” atau “country chic.” Ini menggambarkan
style interior rumahnya bergaya vintage, sebab menggunakan elemen yang sudah
tua dan kuno. Jika tertarik dengan gaya semacam ini, unit rumah di Angel
Residence jelas bisa Anda pilih sebagai hunian pribadi. Gaya desain interior
shabby chic pertama kali ditemukan sekitar akhir 1980-an, namun masih tetap
populer hingga saat ini. Secara
keseluruhan, desain rumah shabby chic adalah salah satu gaya rumah “ramah
bujet” yang bisa Anda terapkan pada hunian. Artinya, Anda dapat memanfaatkan
berbagai perabotan lama (jadul), tanpa perlu membeli perabotan baru dengan
harga selangit. Jika tertarik, berikut sejumlah referensi untuk menerapkan
desain shabby chic di rumah.
Karakteristik Desain Shabby Chic di Rumah
Shabby chic memiliki sajian
suasana yang lembut dan feminin. Inilah yang membedakan tampilannya dengan
desain vintage lainnya. Karena desain
tersebut melambangkan hunian yang elegan, kini sudah banyak perumahan yang
memilih gaya vintage, salah satunya Green Caraka Residence Desain shabby chic banyak dijadikan sebagai
dekorasi rumah, terutama desain-desain yang mengusung nuansa romantis dan unik.
Karena itu, tak heran banyak perempuan yang menyukai desain ini. Untuk gaya shabby chic yang lebih maksimal,
Anda pun bisa memadukannya dengan konsep lain seperti minimalis.?Biasanya
desain shabby chic memiliki ciri-ciri khusus, yakni:
Inspirasi Warna dan Pola Desain Shabby
Warna yang biasa digunakan pada
desain shabby chic adalah pastel yang lembut dan cerah. Warna shabby chic akan terlihat sangat
natural dan ringan seperti putih, krem, abu muda, cokelat muda, biru awan,
hingga baby pink. Shabby chic biasanya memiliki perpaduan warna dan pola yang
ciamik, misalnya motif bunga di material kain seperti taplak meja, gorden,
hingga sofa ruang tamu. Jika takut bermain dengan banyak warna, Anda bisa
menggunakan warna dominan putih pada dinding ruangan. Nah, sebagai pemanis dan
memperkuat kesan vintage, Anda bisa menerapkan warna serta corak tersebut pada
berbagai perabotan.
Furnitur Khas Bergaya Vintage
Ciri khas tampilan desain shabby
chic yang selanjutnya, ialah pada furnitur yang digunakan. Biasanya, shabby chic menggunakan furnitur
bergaya vintage. Dengan kata lain, bisa menggunakan sejumlah perabotan rumah
yang sudah tua namun masih layak pakai. Untuk mendapatkan unsur antiknya, ada
slipcovers yang biasa digunakan sebagai pelapis sofa atau kursi tua. Meski ada
kesan usang pada furnitur, namun Anda dapat mengamplas furnitur tua supaya
menjadi barang yang antik. Selain itu,
biasanya gaya ini menampilkan tekstur dan patina yang memiliki hasil matte pada
kayu atau logam. Perpaduan antara
tekstur pada furnitur akan menciptakan suasana yang berbeda dan lebih
menyenangkan.