Mengenal Konsep Shabby Chic

Suka dengan tampilan shabby chic?
Mungkin desain ini jadi salah satu tren yang paling populer. Begitu terkenalnya
konsep ini masih kuat bahkan lebih dari 20 tahun setelah istilah itu pertama
kali diciptakan. Bagaimana konsepnya? Gaya ini lebih mengarah ke gaya eklektik
yang memadukan furniture antik dengan warna pastel, lace, dan motif bunga yang
feminin. Shabby chic juga sering loh disebut dengan country chic atau vintage
chic. Biasanya desain interior ini menampilkan gaya hidup yang sedikit jadul
tapi hidup.
Dikutip Decoist, istilah
"shabby chic" sendiri berasal dari tahun 1980-an. Jika Anda menyukai
gaya lembut dan dreamy ini mudah, kok. Desain shabby chic dan dekorasi rumah
vintage sangat mudah dan murah untuk direalisasikan. Yang penting gunakan furnitur
antik.
Opsinya, Anda dapat menemukan
barang-barang lama dengan harga murah atau membeli furnitur modern dengan biaya
lebih rendah dan mengubahnya sendiri menjadi shabby chic. Gunakan warna-warna
putih cerah dan krem ??yang selalu populer. Begitu pula warna pastel seperti
merah muda, lavender, dan biru muda. Namun corak cerah seperti pirus juga bisa,
terutama jika menyangkut furnitur yang dicat. Sudah tahu konsepnya, lalu
bagaimana dengan pengaplikasiannya?
Ciri-Ciri dan Karakteristik Shabby Chic

Setelah mengenai sedikit soal
shabby chic, Anda tentu sudah dapat menyimpulkan sejumlah cirinya. Lebih lanjut
seperti dikutip Interior Design Giants, berikut ciri-ciri dan karakteristik
shabby chic yang patut dipelajari.
1. Furnitur Antik
Desain interior shabby chic
fungsinya memanfaatkan furnitur dan perabotan yang tampak kuno dan menunjukkan
tanda-tanda yang jelas menua. Atau mungkin barang-barang baru yang dipoles
untuk mencapai tampilan yang antik. Singkatnya, dekorasi hunian yang lembut dan
mewah. Meski demikian, desain ini tetap memberikan kesan berbeda dari dekorasi
periode asli.
2. Warna Kalem
Tampilan shabby chic biasanya
memiliki banyak interior berwarna putih, netral, dan cerah. Karakteristiknya
jelas interior yang nyaman, kasual, dan jadul. Ciri utama dari desain interior
shabby chic adalah memberi penekanan furniture tua. Jadi ini bisa dipilih untuk
memberikan kesan dengan semua tanda-tanda menua supaya bisa mencapai penampilan
antik.
3. Sentuhan Feminin
Desain ini juga memberikan
sentuhan feminin ke interior apapun dan membuatnya cukup unik. Interior rumah
Anda pun dipenuhi dengan keanggunan yang kasual dari detail shabby chic.
Tentang Penulis
SANTI WIDIASTUTI S.T, M.T
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.