S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas STEKOM
MENU
Shabby Chic: Deskripsi  dan Ciri, Konsep, Karakteristiknya
Informasi 52 dibaca

Shabby Chic: Deskripsi dan Ciri, Konsep, Karakteristiknya

S

SANTI WIDIASTUTI S.T, M.T

Informasi

Diterbitkan

calendar_today 3 Agustus 2022

Mengenal Konsep Shabby Chic


Suka dengan tampilan shabby chic? Mungkin desain ini jadi salah satu tren yang paling populer. Begitu terkenalnya konsep ini masih kuat bahkan lebih dari 20 tahun setelah istilah itu pertama kali diciptakan. Bagaimana konsepnya? Gaya ini lebih mengarah ke gaya eklektik yang memadukan furniture antik dengan warna pastel, lace, dan motif bunga yang feminin. Shabby chic juga sering loh disebut dengan country chic atau vintage chic. Biasanya desain interior ini menampilkan gaya hidup yang sedikit jadul tapi hidup.

Dikutip Decoist, istilah "shabby chic" sendiri berasal dari tahun 1980-an. Jika Anda menyukai gaya lembut dan dreamy ini mudah, kok. Desain shabby chic dan dekorasi rumah vintage sangat mudah dan murah untuk direalisasikan. Yang penting gunakan furnitur antik.

Opsinya, Anda dapat menemukan barang-barang lama dengan harga murah atau membeli furnitur modern dengan biaya lebih rendah dan mengubahnya sendiri menjadi shabby chic. Gunakan warna-warna putih cerah dan krem ??yang selalu populer. Begitu pula warna pastel seperti merah muda, lavender, dan biru muda. Namun corak cerah seperti pirus juga bisa, terutama jika menyangkut furnitur yang dicat. Sudah tahu konsepnya, lalu bagaimana dengan pengaplikasiannya?

 

Ciri-Ciri dan Karakteristik Shabby Chic


Setelah mengenai sedikit soal shabby chic, Anda tentu sudah dapat menyimpulkan sejumlah cirinya. Lebih lanjut seperti dikutip Interior Design Giants, berikut ciri-ciri dan karakteristik shabby chic yang patut dipelajari.

1. Furnitur Antik

Desain interior shabby chic fungsinya memanfaatkan furnitur dan perabotan yang tampak kuno dan menunjukkan tanda-tanda yang jelas menua. Atau mungkin barang-barang baru yang dipoles untuk mencapai tampilan yang antik. Singkatnya, dekorasi hunian yang lembut dan mewah. Meski demikian, desain ini tetap memberikan kesan berbeda dari dekorasi periode asli.

2. Warna Kalem

Tampilan shabby chic biasanya memiliki banyak interior berwarna putih, netral, dan cerah. Karakteristiknya jelas interior yang nyaman, kasual, dan jadul. Ciri utama dari desain interior shabby chic adalah memberi penekanan furniture tua. Jadi ini bisa dipilih untuk memberikan kesan dengan semua tanda-tanda menua supaya bisa mencapai penampilan antik.

3. Sentuhan Feminin

Desain ini juga memberikan sentuhan feminin ke interior apapun dan membuatnya cukup unik. Interior rumah Anda pun dipenuhi dengan keanggunan yang kasual dari detail shabby chic.

 

S

Tentang Penulis

SANTI WIDIASTUTI S.T, M.T

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.