LANTAI adalah landasan pada sebuah bangunan. Lantai yang kita pijak
pada hunian tentu harus ditutup agar menjadi nyaman dan tampak lebih indah.
Kalau mau yang tampil alami, batu koral sikat dan kayu bisa dijadikan
alternatif penutup lantai di rumah.
Koral merupakan batu alam yang
biasanya dijadikan pelengkap pada taman atau disusun seperti mozaik pada lantai
rumah. Fungsinya mencegah lantai licin dan menghadirkan keindahan lantai, baik
di luar maupun di dalam hunian. Fungsi batu koral sejatinya bukan hanya sebagai
pemanis rumah.
Ada banyak orang yang
memfungsikan koral sikat sebagai alternatif pemeliharaan kesehatan atau alat
pijat refleksi pada kaki karena koral sikat permukaannya lebih dibuat menonjol.
Varian batu koral hias atau pebbles sangat beragam, mulai tekstur hingga
bahannya. Dari yang berukuran kecil sampai besar, halus dan kasar, hingga
berwarna-warni, semuanya dapat Anda gunakan sebagai elemen penghias rumah.
Arsitek Haris Prabawa menuturkan,
banyak cara untuk mengaplikasikan batu koral dalam dekorasi rumah. Biasanya
yang paling sering, batu koral ditebar pada tempat yang telah dibuat khusus,
seperti taman dengan bentuk tebaran yang sesuai keinginan.
Namun, batu koral juga bisa
ditaburkan di lantai dalam rumah sebagai bagian dari elemen interior.
"Pada interior, batu koral bisa dibuat sebagai pemisah antara ruang satu
dan yang lain. Bisa juga sebagai penghias dinding dengan cara ditempel atau
disusun seperti mozaik," kata Haris.
Jika Anda menginginkan batu koral
menghiasi dinding rumah, maka tempelkan batu koral pada adukan semen, kemudian
setelah mengering disikat dengan sikat baja. Hal ini dilakukan supaya sisa-sisa
semen tidak menutupi permukaan koral hias.
Koral yang telah menyatu dengan
adukan semen tadi dapat digunakan sebagai lantai carport, teras, bahkan dinding
rumah. Koral hias merupakan elemen penting untuk menciptakan kesan back to
nature pada hunian Anda. Koral hias memiliki peran sebagai penghias elemen pada
taman, teras, atau sudut ruangan yang bisa menambah nilai estetika lingkungan
sekitar.
"Batu koral juga bisa
dijadikan kombinasi untuk menyeimbangkan material lunak atau soft cape karena
bebatuan merupakan material keras di sebuah taman. Selain bersifat dekoratif,
batu koral yang ditabur dapat berfungsi sebagai resapan air," sebut Haris.
Hamparan batu koral di taman juga
sangat bermanfaat dari segi kesehatan. Koral dapat difungsikan sebagai ornamen
relaksasi. Anda bisa mendesain “taman terapi” di rumah dengan menebarkan atau
menyusun batu koral dengan tinggi-rendah serta besar-kecil yang diinginkan agar
sesuai dengan telapak kaki.
Hanya, menurut Haris perlu
diingat, sebaiknya pilih batu yang tidak terlalu runcing atau tajam karena hal
ini akan melukai kaki Anda. Sebaiknya carilah batu koral berbentuk oval
berdiameter satu hingga dua cm. Banyak jenis batu koral hias yang dapat Anda
jadikan elemen dekorasi, seperti koral Lampung, batu alor Surabaya, Ambon,
Bengkulu, hingga batu Flores.
Harga batu koral hias yang
ditawarkan pun sangat bervariasi, sesuai dengan ukuran dan halus-tidaknya
permukaan batu koral tersebut. Anda juga bisa membuat batu koral sikat di rumah
sendiri dengan menyediakan medianya.
"Media untuk membuat koral
sikat biasanya lantai carport, lantai teras, atau lantai tangga. Tapi, sebelum
koral dipasang, usahakan permukaannya dibuat kasar agar semen dan bidang lantai
bisa menyatu," ujar arsitek Denny Setiawan.
Adanya media ini agar motif
mozaik koral sikat bisa sesuai dengan ukuran permukaan bidang lantai. Selain itu,
sediakan pula cetakan yang bisa Anda buat dari besi atau kayu. Yang penting
untuk Anda ketahui, ada baiknya cetakan atau pembatas dilumuri dengan oli
terlebih dahulu supaya tidak mengering dan mudah dilepaskan, kemudian baru Anda
tempelkan pada permukaan lantai atau dinding.
Selanjutnya, untuk bagian
terakhir, adalah merawat koral hias. Terutama jika diletakkan di luar ruangan,
tidaklah sulit. Saat cuaca panas, lumut yang menempel pada permukaan batu akan
menghilang dengan sendirinya.
Sementara pada saat hujan, debu
dan kotoran akan mudah dibersihkan. Nah, bila Anda menggunakan koral di dalam
ruangan tertentu, misalkan kamar mandi, Anda harus membersihkannya sendiri.
Caranya dengan memasukkan koral
hias ke dalam ember yang telah diisi air, lalu masukkan cairan pembersih
porselen. Dengan begitu, koral Anda akan selalu tampak cantik alami.