Pada dasarnya videografi adalah
gabungan dari beberapa teknik seperti pengambilan gambar dan teknik
penyuntingan video. Beberapa aturan dan teknik dasar yang bisa kamu terapkan
antara lain:
Framing
Framing adalah bagaimana kita
memposisikan objek dalam mengambil gambar dengan menggunakan kamera. Dalam hal
ini, kamu perlu memilih latar belakang yang menarik dan bebas dari kekacauan
serta mempertimbangkan pencahayaan.
Gunakan aturan sepertiga, di mana
kamu bisa membayangkan sebuah kotak dengan tiga garis vertikal dan horizontal
pada layar. Mata subjek harus berpotongan dengan garis atas dan dahi mereka
harus berpotongan dengan sepertiga garis di kiri dan kanan.
Pencahayaan
Jika kamu berada di dalam
ruangan, nyalakan semua lampu dan hindari mengambil gambar menghadap ke pintu
atau jendela karena bisa membuat siluet. Sementara jika pengambilan gambar
dilakukan di luar ruangan, hindari pencahayaan berlebih.
Ketika hari cerah, kamu dapat
memindahkan subjek ke tempat yang teduh untuk menghindari cahaya yang berlebihan.
Selain itu, hindari mengambil gambar pada saat malam hari atau di tempat yang
kekurangan cahaya.
Tripod
Tripod merupakan sebuah alat
bantu untuk meletakkan dan memposisikan kamera saat merekam video. Penggunaan
tripod sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas perekaman, terutama jika
merekam wawancara.
Jika tidak memiliki video, kamu
dapat menjaga posisimu untuk tetap stabil, misalnya dengan mengunci siku pada
bagian samping tubuh. Kamu juga bisa bersandar pada tembok atau pohon untuk
meminimalisasi pergerakan.
Fokus
Hal lainnya yang perlu diperhatikan bahwa gambar wajib
berfokus pada bagian wajah dan mata jika ketika objek yang diambil adalah
manusia. Jagalah fokus ini hingga akhir karena fokus adalah bagian yang sulit
untuk di-edit ketika perekaman telah selesai.
Audio
Meskipun kamera umumnya juga dapat digunakan untuk merekam
suara, penggunaan microphone terpisah sangat disarankan jika merekam wawancara.
Hal ini agar suara orang yang diwawancara dapat terfokus dan suara kebisingan
di sekitar dapat diredam dengan baik.
B-roll atau Footage
Terutama jika yang direkam adalah orang, kamu perlu
mengambil gambar tambahan yang bisa digunakan bersama rekaman suara mereka.
Misalnya ketika objek tersebut sedang berjalan, membaca buku, tertawa bersama
teman, dan lain-lain.
Aplikasi dan Software
Video Editing
Setelah berbicara mengenai
pengambilan gambar, selanjutnya kita masuk pada proses penyuntingan video atau
video editing. Jika kamu merupakan pemula, berikut adalah beberapa software
yang dapat kamu gunakan:
·
Windows Movie Maker
·
Apple iMovie
·
LumaFusion
·
Adobe Premiere Pro
·
Sony Vegas
Selain itu, aplikasi videografi yang tersedia untuk
smartphone pun tidak kalah canggih dan sangat mudah digunakan bagi pemula.
Berikut adalah beberapa di antaranya:
·
InShot
·
KineMaster
·
FilmoraGo
·
VivaVideo
·
PowerDirector
Nah, setelah penjelasan panjang di atas, semoga kamu sudah
semakin memiliki gambaran mengenai videografi, ya, Sobat Cakap. Kamu bisa mulai
untuk membuat video, baik untuk kepentingan sosial media pribadi, hingga untuk
promosi produk.
Bagi kamu yang ingin lebih serius menekuni videografi,
terutama untuk produk iklan dan pemasaran, kamu bisa ambil kelasnya di Cakap
Upskill. Dapatkan langsung pemahaman dan pengetahuan teknis pembuatan video
terbaik dari ahlinya. Yuk, daftar! #SiapaCakapDiaDapat