Kerning dalam tipografi adalah ruang yang
ditambahkan di antara huruf untuk berbagai fungsi visual.
Istilah ini berlaku untuk dua jenis spasi yang berbeda,
umumnya dikenal dengan nama bahasa Inggris mereka:
Kerning, yang tidak memiliki terjemahan yang mapan,
diterapkan di antara pasangan huruf untuk mengimbangi bentuknya yang berbeda
secara optik dan tidak memberi kesan bahwa mereka lebih dekat atau lebih jauh
dari yang lain (AV, fo, dll.).


Ketika Anda memilih jenis huruf, itu tidak hanya membuat keputusan untuk menggunakannya, tetapi juga berarti menyesuaikan spasi di antara huruf-huruf menjadi benar, yaitu kerning yang sempurna.
Tidak melakukan kerning dengan benar—seperti yang diketahui beberapa orang—akan membuat desain Anda kurang seimbang dan harmonis. Dalam tipografi aspek ini meningkatkan daya tarik visual dari sebuah desain.
Di sisi lain, tidak mengetahui bagaimana melakukan kerning yang sempurna akan berbicara banyak tentang kurangnya profesionalisme Anda. Tapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena Design Mantic menciptakan infografis fantastis yang akan sangat membantu Anda untuk mempelajari teknik profesional dalam aspek ini.
1. Lakukan leading dan tracking terlebih dahulu
Aturan paling dasar dalam mengatur tipografi adalah melakukan leading (penyesuaian antar baris) dan tracking (antar huruf dari sebuah kata) terlebih dahulu, karena jika tidak dilakukan akan bekerja dua kali lebih keras karena tipografi akan menjadi tidak rata.
2. Lakukan dengan sumber terakhir
Jangan pernah berpikir untuk melakukan kerning dengan font default atau melakukannya dengan satu dan kemudian melakukannya dengan yang lain. Melakukan itu gila dan akan sangat menggandakan pekerjaan Anda.
3. Mengetahui tentang luar angkasa
Kerning dan jenis kerning lainnya bukan tentang ukuran yang sempurna, tetapi sedikit seperti "eyeballing", karena lebih tentang mudah dibaca dan menjaga rasa estetika atau harmonis.
4. Manual lebih baik
Komputer dan aplikasi seperti InDesign adalah bantuan untuk membuat kerning lebih cepat, tetapi itu tidak perlu, jadi Anda harus selalu menonaktifkan mode otomatis dan melakukannya secara manual.
5. Jangan berlebihan
Saat melakukan kerning, jangan berlebihan, bukan karena huruf-hurufnya benar-benar menyatu atau berjauhan. Ini akan membuat desain terlihat kotor dan sulit dibaca.
6. Dalam kelompok tiga
Kerning paling baik dilakukan dalam kelompok tiga huruf, ini akan membantu Anda tidak merasa bingung setelah beberapa saat.
7. Hati-hati dengan huruf tertentu
Ingatlah bahwa huruf-huruf tertentu seperti A dan V yang memiliki guratan diagonal bisa jadi sulit, tetapi ini dapat diselesaikan dengan menempatkan o sedemikian rupa sehingga akan lebih mudah.
8. Periksa saat mengubah ukuran font
Ukuran font merupakan faktor penentu untuk kerning, ini dapat bervariasi dari satu ukuran ke ukuran lainnya, jadi jika Anda mengubah tanda baca huruf, pastikan kerning tidak dimodifikasi.
9. Periksa dari perspektif lain
Efek cermin akan membantu Anda memverifikasi bahwa Anda telah melakukan kerning yang baik, karena ini akan memudahkan tipografi.
10. Jangan abaikan spasi antar kata
Cobalah untuk tidak mengabaikan ruang di antara kata-kata, yaitu bahwa ada harmoni dan keseimbangan tertentu.
