Tips menyusun portofolio desain

Tips menyusun portofolio desain

Seorang desainer grafis atau pun profesi yang bergerak di dunia digital seharusnya memiliki portofolio yang dapat dengan mudah diakses secara digital pula. Portofolio merupakan dokumen milik seseorang yang digunakan  sebagai penunjang peningkatan karirnya nanti. Nah berikut beberapa tips untuk membuat atau menyusun portofolio desainer grafis:

  1. Cerita dari desain

Buatlah sedikit narasi yang dapat menceritakan mengenai desain yang telah Anda buat. Tuliskan cerita singkat dan sangat berkaitan dengan apa yang telah Anda buat. Sama seperti caption pada halaman postingan Instagram, Anda dapat memberikan cerita yang menarik perhatian dari audience.


  1. Sesuaikan portofolio dengan perusahaan yang dilamar

Kesesuaian skill dengan posisi yang dilamar dan perusahaan yang dituju merupakan sebuah keharusan. Agar perusahaan dapat lebih terfokus dengan kemampuan Anda yang memang sesuai dengan lowongan dan bidang dari perusahaan tersebut, sebaiknya portofolio Anda kelompokan. Tampilkan desain yang memang berkaitan dengan bidang usaha dari perusahaan tersebut.


  1. Menunjukan proses desain

Menunjukan atau memamerkan skill yang kita miliki tidak hanya dengan menampilkan hasil dan memberikan cerita saja. Sebuah proses pembuatan desain juga akan lebih meyakinkan perusahaan maupun klien agar mau menerima Anda sebagai bagian dari tim.


Nah, itulah tadi beberapa tips agar penyusunan portofolio Anda lebih terfokus dan tepat sasaran. Semoga bermanfaat.


Sumber : tips.desain

Info PMB : https://pmb.stekom.ac.id

Kerjasama/Penerimaan Mahasiswa Baru,

WA 24 Jam : 081-777-5758 (081 jujuju maju mapan)

IG   : @universitasstekom

TikToK : @universitasstekom

FP   : https://www.facebook.com/stekom.ac.id/

TWITTER : https://twitter.com/unistekom

YOUTUBE : https://www.youtube.com/c/UniversitasSTEKOM

TAG

Tidak ada tag yang tersedia