S1 Desain Komunikasi Visual Mempelajari Desain Booth Pameran untuk Menciptakan Pengalaman Merek yang Berkesan
Novita Nur Andjani
21 Oktober 2026
S1 Desain Komunikasi Visual merupakan program studi yang mempelajari cara menyampaikan pesan melalui elemen visual secara kreatif, komunikatif, dan terarah. Salah satu penerapannya adalah desain booth pameran, yaitu proses merancang tampilan stan agar mampu menarik perhatian pengunjung sekaligus menyampaikan identitas dan informasi sebuah merek. Bidang ini memadukan kreativitas visual, pemahaman ruang, serta strategi komunikasi untuk menciptakan pengalaman yang menarik.
Dalam berbagai kegiatan, seperti pameran produk, festival kreatif, dan acara perusahaan, booth menjadi salah satu media yang mempertemukan merek dengan calon pelanggan. Oleh karena itu, desain booth tidak hanya perlu terlihat menarik, tetapi juga harus memiliki fungsi yang jelas dan memudahkan interaksi.
Mengenal Desain Booth Pameran dalam DKV
Desain booth pameran merupakan bidang perancangan visual yang mengatur tampilan sebuah stan dalam ruang tertentu. Perancang perlu mempertimbangkan bentuk, warna, tipografi, pencahayaan, grafis, dan penempatan informasi agar seluruh elemen terlihat selaras.
Mahasiswa S1 Desain Komunikasi Visual dapat mempelajari bagaimana desain ruang berperan dalam membangun persepsi pengunjung terhadap suatu merek. Tampilan yang konsisten membantu pengunjung mengenali karakter produk dan memahami pesan yang ingin disampaikan.
Menggabungkan Identitas Merek dengan Desain Ruang
Salah satu tantangan dalam merancang booth adalah menerjemahkan identitas merek menjadi bentuk visual yang sesuai. Logo, warna, gaya ilustrasi, dan elemen grafis perlu diterapkan secara konsisten agar stan mudah dikenali.
Misalnya, merek yang menawarkan produk ramah lingkungan dapat menggunakan pendekatan visual yang sederhana, material yang sesuai, serta informasi yang menjelaskan karakter produknya. Sementara itu, merek teknologi dapat memilih tampilan yang menonjolkan fitur produk dan demonstrasi interaktif.
Pemilihan konsep tetap harus mempertimbangkan karakter merek, kebutuhan pengunjung, dan tujuan kegiatan.
Mengatur Tata Letak agar Pengunjung Nyaman
Tata letak atau layout menjadi bagian penting dalam desain booth. Perancang perlu menentukan posisi produk, meja informasi, layar presentasi, area demonstrasi, dan jalur pergerakan pengunjung.
Penataan yang baik membantu pengunjung memahami informasi tanpa merasa kebingungan. Informasi utama sebaiknya mudah terlihat, sedangkan area interaksi perlu memiliki ruang yang cukup agar kegiatan berjalan lancar.
Mahasiswa juga dapat mempelajari cara membuat sketsa, denah, serta visualisasi tiga dimensi untuk menunjukkan rancangan sebelum booth dibangun.
Memanfaatkan Warna, Tipografi, dan Pencahayaan
Warna dapat membantu membangun suasana dan memperkuat karakter merek. Tipografi berperan dalam menyampaikan informasi, sedangkan pencahayaan membantu menonjolkan produk atau area tertentu.
Ketiga elemen tersebut perlu digunakan secara seimbang. Tulisan yang terlalu kecil dapat menyulitkan pengunjung membaca informasi, sementara penggunaan dekorasi yang berlebihan dapat mengalihkan perhatian dari pesan utama.
Karena itu, perancang perlu menentukan prioritas visual agar pengunjung dapat memahami informasi secara bertahap.
Mengembangkan Kemampuan melalui Proyek Desain
Mahasiswa S1 Desain Komunikasi Visual dapat mengembangkan keterampilan desain booth melalui proyek simulasi pameran. Proyek dapat dimulai dengan menentukan tujuan kegiatan, mengenali target pengunjung, menyusun konsep visual, membuat sketsa, hingga menghasilkan rancangan digital.
Selain kemampuan desain, proyek ini melatih komunikasi, pemecahan masalah, pengelolaan waktu, dan kerja sama tim. Mahasiswa juga dapat menyusun dokumentasi proses perancangan sebagai bagian dari portofolio.
Peluang Karier di Bidang Desain Pameran
Keahlian desain booth dapat mendukung peluang karier sebagai exhibition designer, event designer, visual designer, desainer ruang promosi, atau bagian dari tim kreatif agensi. Peluang kerja dapat ditemukan pada perusahaan penyelenggara acara, agensi kreatif, perusahaan pameran, serta tim pemasaran merek.
Untuk mempersiapkan diri, calon desainer perlu mengembangkan kemampuan komunikasi visual, penguasaan perangkat desain, dan pemahaman mengenai kebutuhan pengguna ruang.
S1 Desain Komunikasi Visual memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari penerapan komunikasi visual dalam berbagai media, termasuk desain booth pameran. Melalui perpaduan identitas merek, tata letak, warna, tipografi, dan pencahayaan, desain booth dapat membantu menciptakan pengalaman yang informatif dan berkesan bagi pengunjung.
Tentang Penulis
Novita Nur Andjani
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.